SIDOARJO, JADIKABAR.COM – Pemerintah Kabupaten Sidoarjo menyalurkan 200 unit becak listrik kepada para penarik becak lanjut usia, Rabu (21/1/2026) pagi, di Pendopo Delta Wibawa. Bantuan tersebut diserahkan langsung oleh Wakil Bupati Sidoarjo, Mimik Idayana.
Program ini merupakan bagian dari Program Presiden Republik Indonesia, Prabowo Subianto, yang difokuskan pada penguatan perlindungan dan peningkatan kesejahteraan pekerja sektor informal, khususnya penarik becak lansia.
Becak listrik tersebut diproduksi oleh PT Pindad dan disalurkan ke berbagai daerah di Indonesia, termasuk Kabupaten Sidoarjo. Program ini dijalankan melalui kolaborasi Yayasan Gerakan Solidaritas Nasional (GSN), PT Pindad, dan Pemerintah Kabupaten Sidoarjo. Selain meringankan beban kerja pembecak, program ini juga mendukung transportasi ramah lingkungan.
Dalam sambutannya, Wabup Mimik menegaskan bahwa bantuan ini adalah bentuk kehadiran negara di sektor ekonomi akar rumput.
“Hari ini Sidoarjo menjadi saksi ikhtiar bersama untuk menguatkan ekonomi rakyat kecil, khususnya para pembecak. Ini bukan sekadar kendaraan, tetapi amunisi untuk menjemput peluang baru di tengah dinamika zaman,” ujar Mimik Idayana.
Ia berharap becak listrik tersebut dapat dimanfaatkan secara berkelanjutan sebagai sarana mata pencaharian yang lebih layak, efisien, dan manusiawi bagi para penerima manfaat.
Mimik juga menyampaikan apresiasi kepada Presiden Prabowo Subianto melalui Yayasan GSN atas program tersebut. Menurutnya, pembecak merupakan bagian dari denyut nadi perekonomian daerah yang perlu terus diperkuat melalui kolaborasi lintas sektor.
“Kami berharap program ini benar-benar menjadi solusi nyata dalam meningkatkan kesejahteraan masyarakat kecil,” tambahnya.
Selain penyerahan unit becak, Pemkab Sidoarjo juga memberikan pelatihan pengoperasian dan perawatan becak listrik kepada para penerima.
Pemerintah daerah berkomitmen melakukan pendampingan berkelanjutan, termasuk koordinasi lanjutan dengan GSN dan PT Pindad.
Tak hanya itu, Pemkab Sidoarjo juga menyiapkan fasilitas pengisian daya dan perawatan becak listrik secara gratis.
“Saya instruksikan agar segera disediakan fasilitas khusus pengisian daya tanpa biaya. Program ini harus memberi manfaat optimal,” tegas Mimik kepada awak media.
Kegiatan tersebut turut dihadiri Ketua Yayasan GSN, unsur DPRD Sidoarjo, organisasi kepemudaan TIDAR, jajaran Forkopimda Kabupaten Sidoarjo, serta para penerima bantuan.












