Dorong Regulasi Resmi, Zulham Komitmen Perjuangkan Keberlanjutan Program Sekolah Plus Ngaji

Avatar photo
Zulham Komitmen Perjuangkan Keberlanjutan Program Sekolah Plus Ngaji

MALANG, JadiKabar.com – Program Sekolah Plus Ngaji (SPN) yang telah diterapkan di ratusan Sekolah Dasar (SD) di Kabupaten Malang dinilai membawa dampak positif dalam pembentukan karakter peserta didik. Melalui penguatan pendidikan keagamaan sejak pagi hari, program ini diharapkan mampu menumbuhkan nilai-nilai moral, spiritual, serta akhlak mulia pada anak-anak sejak usia dini.

Hingga saat ini, SPN telah berjalan di 114 SD. Namun, keberlanjutan program tersebut masih menghadapi kendala karena belum memiliki landasan hukum yang kuat. Hal ini terungkap saat Anggota Komisi IV DPRD Kabupaten Malang, Zulham Akhmad Mubarrok, menerima aspirasi dari para guru Pendidikan Agama Islam (PAI) di wilayah Kepanjen beberapa waktu lalu.

Dalam pertemuan tersebut, para guru menyampaikan kekhawatiran terkait status SPN yang masih bersifat uji coba. Ketiadaan regulasi membuat program belum dapat dimasukkan dalam penganggaran resmi, termasuk pemberian honor bagi guru Taman Pendidikan Al-Qur’an (TPQ) yang turut berperan dalam pelaksanaan kegiatan.

Menanggapi aspirasi tersebut, Zulham menyatakan dukungannya terhadap program SPN dan berkomitmen untuk mendorong lahirnya payung hukum yang jelas. Wakil Ketua Fraksi PDI Perjuangan DPRD Kabupaten Malang ini menilai SPN memiliki nilai strategis dan layak diintegrasikan dalam sistem pendidikan formal daerah. “Saya siap mengawal agar program ini memiliki dasar hukum yang kuat sehingga dapat berjalan berkelanjutan dan mendapat dukungan anggaran,” ujarnya.

Zulham juga menekankan bahwa SPN tidak sekadar kegiatan keagamaan rutin, tetapi merupakan upaya membangun peradaban melalui pembiasaan nilai-nilai positif sejak dini. Menurutnya, aktivitas seperti mengaji, menghafal Asmaul Husna, serta ayat-ayat pendek sebelum pembelajaran dimulai dapat membentuk sikap disiplin, adab, dan ketenangan batin siswa.

Sebagai informasi, Pemerintah Kabupaten Malang secara resmi meluncurkan Program Sekolah Plus Ngaji pada 29 Mei 2024 di SDN 4 Panggungrejo, Kepanjen. Ke depan, program ini direncanakan menjadi muatan lokal di seluruh SD Negeri dengan materi pembelajaran agama yang disesuaikan dengan keyakinan masing-masing peserta didik, guna memperkuat pendidikan karakter di lingkungan sekolah.

Penulis: TofanEditor: Redaksi

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *