Batam, Jadikabar.com – Bupati Simalungun, Dr. H. Anton Ahmad Saragih, didampingi sejumlah pimpinan perangkat daerah di lingkungan Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Simalungun, mengikuti hari kedua pelaksanaan Rapat Kerja Nasional (Rakernas) XVII Asosiasi Pemerintah Kabupaten Seluruh Indonesia (APKASI) Tahun 2026 yang digelar di Kota Batam, Selasa (20/1/2026).
Pada hari kedua ini, Rakernas APKASI menghadirkan forum strategis berskala nasional yang diikuti oleh tiga menteri Kabinet Indonesia Maju serta Badan Kepegawaian Negara (BKN). Forum tersebut difokuskan pada pembahasan isu-isu krusial terkait penguatan peran pemerintah kabupaten sebagai ujung tombak pembangunan nasional dan pelayanan publik di daerah.
Rangkaian agenda dimulai dengan Forum Dialog IV yang mengangkat tema “Penguatan Sistem Manajemen Talenta ASN Kabupaten”. Forum ini menghadirkan Kepala BKN, Prof. Zudan Arif Fakrullah, sebagai narasumber utama. Dalam paparannya, dibahas pentingnya harmonisasi kebijakan kepegawaian, penataan formasi aparatur sipil negara (ASN), serta digitalisasi layanan kepegawaian guna meningkatkan kinerja dan kualitas pelayanan publik di daerah.
Agenda kemudian dilanjutkan dengan Forum Dialog V yang membahas penguatan peran pemerintah kabupaten dalam optimalisasi dana desa, penanganan kemiskinan ekstrem, serta percepatan pembangunan kawasan perdesaan di daerah tertinggal. Forum ini menghadirkan Yandri Susanto, Menteri Desa dan Pembangunan Daerah Tertinggal, yang menekankan pentingnya sinergi antara pemerintah pusat dan daerah dalam mewujudkan pembangunan desa yang berkelanjutan.
Selanjutnya, Forum Dialog VI menghadirkan Menteri Sosial Republik Indonesia, Saifullah Yusuf, yang memaparkan arah kebijakan program strategis nasional, khususnya Program Sekolah Rakyat serta berbagai program bantuan sosial yang dilaksanakan di daerah. Program ini diharapkan mampu memperluas akses pendidikan dan meningkatkan kesejahteraan masyarakat kurang mampu.
Rakernas juga diisi dengan Forum Dialog VII yang mengulas isu pemilihan kepala daerah melalui DPRD serta arah revisi Undang-Undang Nomor 23 Tahun 2014 tentang Pemerintahan Daerah, yang dinilai strategis bagi keberlanjutan otonomi daerah dan penguatan peran pemerintah kabupaten.
Rangkaian Rakernas XVII APKASI Tahun 2026 secara resmi ditutup oleh Menteri Dalam Negeri Republik Indonesia, Tito Karnavian, yang didahului dengan peluncuran buku berjudul “25 Praktek Terbalik Pemerintah Kabupaten”. Penutupan ini sekaligus menandai berakhirnya seluruh agenda Rakernas yang sarat dengan diskusi kebijakan strategis.
Usai mengikuti seluruh rangkaian kegiatan, Bupati Simalungun Dr. H. Anton Ahmad Saragih menegaskan bahwa Pemerintah Kabupaten Simalungun memiliki peran strategis sebagai ujung tombak pelayanan publik dan pelaksana utama pembangunan di daerah. Menurutnya, Rakernas APKASI menjadi forum yang sangat penting untuk menyampaikan aspirasi dan kepentingan pemerintah kabupaten secara langsung kepada pemerintah pusat.
Bupati juga menyoroti pentingnya Program Sekolah Rakyat bagi Kabupaten Simalungun, terutama untuk membuka akses pendidikan bagi anak-anak dari keluarga kurang mampu. Ia menyampaikan bahwa Pemkab Simalungun telah menyiapkan lahan yang diperlukan untuk mendukung realisasi program tersebut. Selain itu, Rakernas juga menjadi momentum pembahasan penguatan ASN, optimalisasi dana desa, serta keberlanjutan pelaksanaan otonomi daerah.
Rakernas XVII APKASI Tahun 2026 resmi berakhir pada Selasa malam (20/1/2026) dengan menghasilkan sejumlah rekomendasi strategis yang diharapkan mampu memperkuat peran pemerintah kabupaten dalam mendukung pembangunan nasional secara berkelanjutan. (AN)
Penulis : Aswan Nasution.












