Bangkalan, JADIKABAR.COM – Pelaksanaan Salat Idulfitri 1 Syawal 1447 Hijriah yang diselenggarakan Muhammadiyah di Kabupaten Bangkalan berlangsung sukses, lancar, dan penuh kekhusyukan. Pada Jumat pagi, 20 Maret 2026, ribuan warga Muhammadiyah bersama masyarakat umum memadati berbagai lokasi yang telah disiapkan secara serentak.
Di Kabupaten Bangkalan, ibadah Salat Id dilaksanakan di 13 titik strategis yang tersebar di tujuh kecamatan. Beberapa wilayah yang menjadi pusat konsentrasi jamaah antara lain Kecamatan Bangkalan, Burneh, Labang, dan Modung.
Sejak fajar menyingsing, antusiasme masyarakat terlihat sangat tinggi. Jamaah mulai memadati lokasi-lokasi pelaksanaan dengan tertib, menciptakan suasana hari kemenangan yang aman dan damai.
Ketua Pimpinan Daerah Muhammadiyah (PDM) Kabupaten Bangkalan, Rik Suhadi, S.Th., menyatakan bahwa Idulfitri tahun ini merupakan momentum penting bagi penguatan hubungan antarumat. Ia menekankan bahwa hari raya tidak boleh sekadar menjadi kegiatan seremonial tahunan.
“Momentum hari raya ini kita harapkan menjadi sarana untuk membersihkan hati, mempererat persaudaraan, serta memperkuat ukhuwah Islamiyah di tengah masyarakat,” ujar Rik Suhadi.
Ia juga menambahkan bahwa nilai-nilai kebersamaan dan saling memaafkan merupakan kunci utama dalam membangun kehidupan masyarakat yang harmonis, rukun, dan penuh keberkahan.
Melalui semangat Idulfitri 1447 H, PDM Bangkalan mengajak seluruh lapisan masyarakat untuk terus menjaga persatuan serta memperkokoh keimanan. Harapannya, kehidupan yang lebih damai dan sejahtera dapat terwujud, selaras dengan cita-cita baldatun thayyibatun wa rabbun ghafur – negeri yang baik dan mendapat ampunan dari Allah SWT.
Semangat kemenangan ini diharapkan menjadi titik awal yang baik untuk membangun masyarakat yang berkemajuan serta memperkokoh tali persaudaraan di masa depan, tutupnya.












