MALANG, JADIKABAR – Pemerintah Kabupaten Malang menyatakan kesiapan penuh untuk menyukseskan gelaran Sensus Ekonomi (SE) 2026. Hal tersebut ditegaskan oleh Wakil Bupati Malang, Dra. Hj. Lathifah Shohib, usai menghadiri Rapat Koordinasi dan Sosialisasi SE 2026 di Pendopo Agung Kabupaten Malang, Selasa (5/5/2026).
Lathifah menyampaikan bahwa agenda sepuluh tahunan ini merupakan instrumen krusial bagi pemetaan kekuatan ekonomi daerah. Pihaknya mengaku optimis proses pendataan akan berjalan sesuai target mengingat persiapan teknis yang telah matang.
Dalam pelaksanaannya, pendataan akan dilakukan secara komprehensif dengan menyasar seluruh pelaku usaha di wilayah Kabupaten Malang. Petugas lapangan dijadwalkan turun langsung ke masyarakat guna memastikan validitas data.
“Kami optimis semuanya akan berjalan lancar dengan jumlah tenaga yang disesuaikan dengan populasi pelaku usaha di Kabupaten Malang,” ujarnya.
Berdasarkan koordinasi dengan pihak penyelenggara, tahapan krusial sensus ini akan dilaksanakan dalam waktu dekat:
- Masa Pendataan: Dimulai pada 15 Juni 2026.
- Metode Lapangan: Petugas akan mendatangi setiap unit usaha secara langsung (door-to-door).
- Target: Seluruh pelaku usaha dari berbagai skala di wilayah Kabupaten Malang.
Lebih lanjut, Lathifah menekankan pentingnya transparansi dan dukungan masyarakat. Ia mengimbau agar seluruh perangkat daerah membantu proses sosialisasi agar tidak ada pelaku usaha yang terlewat dalam pendataan ini.
“Kami mohon dukungannya dari semua pihak. Sosialisasi harus terus dilakukan agar masyarakat memahami pentingnya agenda ini bagi pembangunan ekonomi kita ke depan,” pungkasnya.
Sebagai informasi, Sensus Ekonomi 2026 merupakan program nasional yang bertujuan untuk mengumpulkan dan menyajikan data dasar seluruh kegiatan ekonomi sebagai landasan penyusunan kebijakan, perencanaan, serta evaluasi pembangunan.












