Daerah  

Tanpa Uang APBD, Pura Berdiri di Alun-alun Magelang, Wali Kota: ‘Ini Indonesia, Harus Ada!

Avatar photo
Tanpa Uang APBD, Pura Berdiri di Alun-alun Magelang.

Magelang, JadiKabar. Com– Pemerintah Kota Magelang, Jawa Tengah, resmi memulai pembangunan sebuah pura di kawasan Alun-alun Kota Magelang pada Rabu (6/5/2026). Pembangunan rumah ibadah umat Hindu ini menjadi sorotan karena tidak menggunakan anggaran dari pemerintah daerah.

Wali Kota Magelang, Damar Prasetyono, menegaskan bahwa keberadaan pura di pusat kota merupakan bagian dari upaya melengkapi simbol keberagaman yang selama ini sudah tercermin melalui keberadaan masjid, gereja, dan kelenteng di sekitar alun-alun.

“Ini Indonesia. Ini (pura) harus ada. Simbol kebhinekaan di Alun-alun belum lengkap tanpa kehadiran tempat ibadah umat Hindu,” ujar Damar saat acara peletakan batu pertama di lokasi bekas kantor Balai Diklat Kementerian Keuangan.

Pura yang akan dibangun tersebut diberi nama Pura Jagat Natha dan berdiri di atas lahan seluas 245 meter persegi milik Pemerintah Kota Magelang. Meski lahan disediakan oleh pemerintah, pembangunan pura sepenuhnya dibiayai dari swadaya masyarakat tanpa melibatkan dana APBD maupun APBN.

Biaya pembangunan yang diperkirakan mencapai Rp800 juta dihimpun melalui kas Parisada Hindu Dharma Indonesia (PHDI) Kota Magelang, serta dukungan dari pengusaha, perbankan, dan komunitas lintas agama.

“Kami sediakan lokasi. Ini akan menjadi aset Pemkot Magelang, namun pembangunannya tidak menggunakan dana pemerintah, baik APBD maupun APBN,” tegas Damar.

Ketua PHDI Kota Magelang, I Gede Mahardika, menyampaikan apresiasi atas langkah cepat pemerintah kota dalam menyediakan lahan untuk pembangunan pura di pusat kota. Menurutnya, hal ini menjadi jawaban atas kebutuhan umat Hindu yang selama ini belum memiliki tempat ibadah sendiri di wilayah administrasi Kota Magelang.

“Pak Wali Kota dengan tegas menyatakan bahwa umat Hindu akan diberi sebidang lahan. Ini adalah jawaban atas keinginan kami selama ini,” ucap Gede.

Selama ini, umat Hindu di Kota Magelang diketahui melaksanakan ibadah di pura milik Akademi Militer (Akmil) yang berada di wilayah Kabupaten Magelang.

Sementara itu, Ketua PHDI Provinsi Jawa Tengah, Tri Wahono, mengungkapkan masih terdapat sejumlah daerah di Jawa Tengah yang belum memiliki pura, di antaranya Kabupaten Brebes, Temanggung, Purworejo, dan Purbalingga. Umat Hindu di wilayah tersebut umumnya beribadah di candi atau harus bepergian ke daerah lain.

Pembangunan Pura Jagat Natha ini diharapkan menjadi simbol kuat toleransi dan keberagaman di Kota Magelang, sekaligus memenuhi kebutuhan spiritual umat Hindu setempat.

Penulis: Abrian TamtamaEditor: Redaksi

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Hubungi