Berita  

Pemdes Sukasenang Genjot Pembangunan Jalan, Diharapkan Dongkrak Perekonomian Warga

Avatar photo
Saat Kegiatan Pembangunan Berlangsung

Kabupaten Tasikmalaya, JadiKabar. Com– Warga Desa Sukasenang, Kecamatan Tanjungjaya, Kabupaten Tasikmalaya, menyambut gembira pembangunan infrastruktur yang tengah digencarkan pemerintah desa. Pembangunan jalan yang sebelumnya rusak parah kini mulai diperbaiki sehingga akses masyarakat menjadi lebih mudah dan aman.
Baru-baru ini, Pemdes Sukasenang melaksanakan perbaikan jalan di Kampung Cibuluh melalui program rabat beton. Jalan penghubung antara Desa Sukasenang dan Desa Sukanagara yang sebelumnya berlubang, licin, dan sulit dilalui, kini tampak mulus sehingga aktivitas masyarakat semakin lancar.
Iwan Kurniawan (43), warga Kampung Sarongge Pasirjengkol, mengapresiasi langkah pemerintah desa tersebut.
“Saya berterima kasih kepada pemerintah desa. Sekarang jalan-jalan di Sukasenang mulai bagus dan mulus, ini sangat membantu aktivitas kami,” ujarnya.
Sementara itu, Sekretaris Desa Sukasenang, Burhanudin, saat ditemui di ruang kerjanya pada Senin (17 November 2025) menjelaskan bahwa anggaran Dana Desa Tahap II Tahun 2025 sebesar Rp 732.612.000 dialokasikan untuk BLT Dana Desa, pengadaan mobil siaga desa, serta pembangunan infrastruktur.
Adapun beberapa proyek infrastruktur yang dilaksanakan, antara lain: Pembangunan Tembok Penahan Tanah (TPT) di Kampung Cideeng dengan panjang 70 meter, tinggi 2 meter, dan lebar 30 cm. Anggaran: Rp 40.883.000.
Pengaspalan Jalan Panojer sepanjang 420 meter dengan lebar 2,5 meter. Anggaran: Rp 118.154.000.
Pembangunan rabat beton jalan desa di Kampung Cibuluh sepanjang 600 meter dan lebar 2,5 meter. Anggaran: Rp 200.812.000.
Pembangunan rabat beton jalan lingkungan di Kampung Jalan Anyar.
Burhanudin menegaskan bahwa fokus utama pembangunan jalan tersebut adalah untuk memberikan manfaat nyata bagi masyarakat.
“Dengan perbaikan infrastruktur jalan, kami berharap aksesibilitas masyarakat menjadi lebih baik, keselamatan meningkat, dan yang paling penting dapat mendorong roda perekonomian desa,” jelasnya.
Ia menambahkan bahwa pembangunan jalan juga membawa dampak positif lainnya, seperti peningkatan kualitas hidup warga, efisiensi biaya transportasi, hingga kenaikan nilai properti di lingkungan desa.
Menurut Burhanudin, pembangunan infrastruktur dilakukan dengan memperhatikan aspek keberlanjutan agar tidak memberikan dampak negatif terhadap lingkungan.
“Alhamdulillah, di tahun 2025 ini kami dapat merealisasikan sejumlah pembangunan infrastruktur. Semoga manfaatnya bisa dirasakan sebesar-besarnya oleh seluruh masyarakat. Kami juga berharap warga ikut menjaga dan memelihara fasilitas ini agar kualitasnya bertahan lama,” pungkasnya.

Penulis: MH Editor: Redaksi

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *