Berita  

PMII Guluk-Guluk Perkuat Ideologi Kader Lewat Camping Pasca-MAPABA

Avatar photo

Sumenep, JADIKABAR.COM – Pergerakan Mahasiswa Islam Indonesia (PMII) Komisariat Guluk-Guluk Rayon Hizbullah Huda terus meneguhkan komitmennya dalam mencetak kader berideologi kuat dan berjiwa kebersamaan tinggi. Komitmen tersebut diwujudkan melalui kegiatan camping dan follow up materi Masa Penerimaan Anggota Baru (MAPABA) yang digelar selama dua hari, 18–19 Desember 2025.

Kegiatan yang diikuti oleh anggota dan kader PMII Rayon Hizbullah Huda ini dilaksanakan di Pantai Matahari, Dusun Tarogan, Desa Lobuk, Kecamatan Bluto, Kabupaten Sumenep. Suasana alam terbuka dipilih untuk membangun kedekatan emosional antar kader sekaligus memperdalam pemahaman ideologis pasca-MAPABA.

Ketua Rayon Hizbullah Huda, M. Zainur Ridho, mengatakan bahwa kegiatan tersebut merupakan tahapan penting dalam proses pengkaderan PMII. Menurutnya, MAPABA tidak berhenti pada seremonial penerimaan anggota, melainkan harus dilanjutkan dengan pendalaman nilai, ideologi, dan arah gerakan organisasi.

“Kegiatan ini menjadi ruang bagi anggota untuk mengingat kembali materi MAPABA sekaligus memperkuat solidaritas antar anggota baru dan kader senior. Di sinilah proses pembentukan karakter dan militansi kader dimulai,” ujar Ridho.

Selama camping berlangsung, peserta mengikuti sejumlah agenda penguatan materi MAPABA, diskusi ideologi ke-PMII-an, serta forum kebersamaan yang dirancang untuk membangun kekompakan dan rasa memiliki terhadap organisasi. Diskusi dilakukan secara santai namun substantif, sehingga peserta dapat memahami nilai-nilai PMII secara lebih mendalam.

Sebagai organisasi kemahasiswaan yang lahir dari rahim Nahdlatul Ulama, PMII sejak awal berdiri pada 17 April 1960 dikenal konsisten mengusung nilai Ahlussunnah wal Jama’ah, keislaman, keindonesiaan, dan kemanusiaan. Proses kaderisasi menjadi jantung gerakan PMII dalam mencetak intelektual muda yang kritis, beretika, dan berorientasi pada kemaslahatan umat.

Melalui kegiatan camping pasca-MAPABA ini, PMII Guluk-Guluk berupaya memastikan kader tidak hanya memahami materi secara teoritis, tetapi juga mampu menginternalisasi nilai perjuangan PMII dalam kehidupan sehari-hari, baik di lingkungan kampus maupun masyarakat.

Secara umum, rangkaian kegiatan berlangsung lancar sesuai dengan rencana Pengurus Rayon. Para peserta terlihat antusias mengikuti setiap agenda hingga penutupan kegiatan, yang ditandai dengan refleksi bersama dan komitmen untuk terus aktif dalam gerakan PMII ke depan. (Moh.Unais Addaroni)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *