Pemprov Jatim Gelar Doa Bersama Tiadakan Pesta Akhir TahunPemerintah

Surabaya, jadi kabar – Pemerintah Provinsi Jawa Timur (Pemprov Jatim) berencana tidak akan menggelar pesta kembang api pada malam pergantian tahun baru (31/12). Sebagai gantinya, pihak pemprov akan menggelar shalawat bersama sehari sebelumnya (30/12).

Rencana tersebut dikemukakan oleh Sekretaris Daerah Provinsi (Sedkaprov) Jawa Timur, Adhy Karyono. Alasannya, pihak Pemprov Jatim bersimpati terhadap bencana banjir yang melanda pulau Sumatera, sehingga tidak menggelar pesta kembang api sebagai bentuk solidaritas.

“Tidak ada pesta rakyat saat malam tahun baru, kalau kami hanya ada untuk bersalawat tanggal 30 Desember malam di Islamic Center karena kita sedang musibah,” jelasnya pada Selasa (23/12) kepada awak media.

Selain itu, Adhy juga mengajak pemda kota dan kabupaten di Jawa Timur untuk bertindak serupa dan tidak menggelar pesta kembang api untuk merayakan tahun baru. Pesta rakyat tetap boleh digelar oleh pemda untuk perayaan tahun baru, namun ada baiknya dalam bentuk elbih sederhana sebagai bentuk empati.

“Tentu kami juga mengimbau kepada bupati, wali kota di dalam perayaan malam tahun baru ini tidak terlalu menunjukkan pesta rakyat, tapi mungkin untuk bisa berempati dengan musibah yang ada di Sumatra dan Aceh,” tambah Adhy.

Selain itu, tentu Adhy juga tidak melarang masyarakat umum merayakan pergantian tahun, selama tetap kondusif. “Silakan masyarakat melakukan kegiatan seperti biasa, kami pesan saling menjaga kondusifitas yang sudah sangat baik ini,” pungkasnya.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *