MAGELANG, JADIKABAR .COM – Kecelakaan lalu lintas maut terjadi di Jalan Yogyakarta–Magelang, tepatnya di wilayah Kecamatan Mungkid, Kabupaten Magelang, Selasa (13/1/2026) pagi.
Seorang penggembala bebek dilaporkan meninggal dunia setelah tertabrak truk bermuatan material bangunan.
Korban berinisial RM (49), warga Desa Bumiharjo, Kecamatan Mungkid, saat kejadian tengah berjalan di bahu jalan sebelah kiri sambil menggembalakan bebek.
Peristiwa nahas tersebut berlangsung di Dusun Pare, Desa Blondo, atau di sekitar Tempat Pemungutan Retribusi (TPR) Golongan C Pos Pare.
Pada waktu yang sama, sebuah truk berwarna hijau dengan nomor polisi H 9856 CO melaju dari arah Yogyakarta menuju Magelang. Truk tersebut membawa muatan material bangunan dari Yogyakarta.
Kanit Gakkum Satlantas Polresta Magelang, Ipda Ricky S Hartono, menjelaskan bahwa truk dikemudikan oleh IYD, pria asal Bantul, Daerah Istimewa Yogyakarta. Kendaraan berat itu diduga melaju dengan kecepatan tinggi.
“Sesampainya di lokasi yang kondisi jalannya menikung, truk oleng ke kiri dan menabrak korban. Kendaraan kehilangan kendali,” ujar Ipda Ricky.
Berdasarkan laporan Satlantas Polresta Magelang, sopir truk tidak mengalami luka akibat kejadian tersebut. Namun, penumpang truk berinisial RA (32), warga Bantul, mengalami luka sobek di bagian kepala serta lecet pada kaki.
“Penumpang truk menjalani perawatan di RSUD Merah Putih,” tambah Ricky.
Sementara itu, RM dinyatakan meninggal dunia akibat cedera kepala yang dialaminya dalam kecelakaan tersebut.
Kaur Bin Ops Polresta Magelang, Ipda Rosyid Budiyanto, menyampaikan bahwa ternak bebek milik korban tidak terdampak dalam peristiwa itu.
“Bebek aman, kandangnya hanya sedikit penyok dan sudah dibawa pulang oleh pihak keluarga,” katanya.
Kasus kecelakaan tersebut saat ini masih ditangani oleh Satlantas Polresta Magelang untuk proses penyelidikan lebih lanjut. (Red)












