Kabupaten Malang, JADIKABAR.COM – Peta kepemimpinan Komite Olahraga Nasional Indonesia (KONI) Kabupaten Malang mulai bergerak dinamis pasca pengunduran diri Ketua Umum H. Rosydin dalam Rapat Kerja (Raker) KONI, 20 Desember 2025 lalu. Di tengah dinamika tersebut, nama M. Sharoni, Kepala Desa Mendalanwangi, Kecamatan Wagir, mencuat sebagai salah satu kandidat kuat calon Ketua KONI Kabupaten Malang.
Informasi yang dihimpun media ini menyebutkan, Sharoni memperoleh dukungan signifikan dari cabang olahraga (cabor) yang berada di bawah naungan KONI Kabupaten Malang. Bahkan, dari total 63 cabor yang terdaftar, sekitar 40 cabor dikabarkan telah menyatakan dukungan terhadap figur yang dikenal aktif di dunia organisasi dan olahraga tersebut.
Menanggapi kabar itu, M. Sharoni mengaku belum ingin berkomentar terlalu jauh. Ia menyatakan menghormati aspirasi yang berkembang di kalangan insan olahraga.
“Saya hanya bisa mengamini saja. Apalagi jika itu merupakan kehendak dari cabang olahraga,” ujar Sharoni saat dikonfirmasi melalui sambungan WhatsApp, Rabu (14/1/2026).
Saat ditanya lebih lanjut mengenai kabar dukungan puluhan cabor, pria yang akrab disapa Roni ini menegaskan bahwa kepercayaan tersebut tentu harus dibarengi dengan tanggung jawab.
“Jika memang ada sekitar 40 cabor yang mendukung, tentu saya amini. Tapi kepercayaan itu harus dipertanggungjawabkan. Saya pribadi memang senang dan terbiasa berorganisasi,” tegasnya.
Sharoni juga menyinggung kondisi organisasi KONI Kabupaten Malang pasca mundurnya H. Rosydin. Menurutnya, dalam organisasi olahraga, kesinambungan kepemimpinan menjadi faktor penting agar roda pembinaan atlet tetap berjalan.
“Dalam organisasi harus ada yang bertanggung jawab. Kemarin memang ada dinamika dan permasalahan. Menurut saya, memperbaiki itu justru lebih mudah daripada mempertahankan kondisi yang tidak ideal. Yang sudah terjadi, biarlah menjadi pelajaran,” ujarnya.
Latar Belakang & Rekam Jejak Organisasi
KONI Kabupaten Malang sendiri memiliki peran strategis dalam pembinaan dan prestasi olahraga daerah, termasuk menyiapkan atlet menuju ajang Porprov Jawa Timur maupun ke tingkat nasional. Stabilitas kepemimpinan menjadi kunci agar program pembinaan tidak terhambat.
Di luar jabatannya sebagai kepala desa, M. Sharoni dikenal luas sebagai tokoh yang aktif di berbagai organisasi olahraga dan sosial. Saat ini, ia tercatat menjabat sebagai, Sekretaris Jenderal (Sekjen) PSSI Kabupaten Malang, Bendahara Umum Pordasi Kabupaten Malang, Ketua PMI Kecamatan Wagir, Sekretaris Jenderal PAPDESI Kabupaten Malang.
Dengan latar belakang tersebut, sejumlah pihak menilai Sharoni memiliki pengalaman manajerial dan jejaring organisasi yang cukup untuk memimpin KONI Kabupaten Malang ke depan. Meski demikian, seluruh proses pemilihan Ketua KONI tetap akan mengikuti mekanisme dan ketentuan organisasi yang berlaku.












