Daerah  

Bupati Sidoarjo Takziah ke Rumah Duka Praja IPDN, Kenang Dua Putra-Putri Terbaik Daerah

Avatar photo
Bupati Sidoarjo Takziah ke Rumah Duka Praja IPDN, Kenang Dua Putra-Putri Terbaik Daerah
Foto Istimewa Bupati Sidoarjo Takziah ke Rumah Duka Praja IPDN, Kenang Dua Putra-Putri Terbaik Daerah

Sidoarjo, JADIKABAR.COM – Kabupaten Sidoarjo berduka. Dua Praja Institut Pemerintahan Dalam Negeri (IPDN) asal Sidoarjo, Adinata Ali Putra Rizqullah dan Adzra Sybil Alvina, meninggal dunia akibat kecelakaan pada Kamis sore, (15/1/2026). Keduanya merupakan Praja IPDN Jatinangor Angkatan XXXIII yang tengah menjalani tugas akhir di lingkungan Pemerintah Kabupaten Sidoarjo.

Adinata Ali Putra Rizqullah tercatat sebagai warga Desa Ponokawan, Kecamatan Krian. Sementara Adzra Sybil Alvina merupakan warga Kelurahan Urangagung, Kecamatan Sidoarjo, sekaligus putri dari Camat Wonoayu, Anwar. Kepergian keduanya menyisakan duka mendalam, tidak hanya bagi keluarga, tetapi juga bagi jajaran Pemkab Sidoarjo.

Sebagai bentuk empati dan penghormatan terakhir, Bupati Sidoarjo H. Subandi bersama istri Hj. Sriatun melayat ke rumah duka Adzra Sybil Alvina pada Jumat (16/1/2026). Di hadapan keluarga, Bupati Subandi menyampaikan belasungkawa secara langsung dan menguatkan keluarga yang ditinggalkan.

“Yang sabar dan ikhlas, Pak. Ini ujian berat, tapi insyaAllah penuh hikmah,” ujar Bupati Subandi kepada Camat Wonoayu Anwar.

Menurut Bupati Subandi, kepergian dua Praja IPDN tersebut merupakan kehilangan besar bagi daerah. Ia menilai keduanya sebagai generasi muda potensial yang tengah dipersiapkan menjadi kader aparatur pemerintahan dan pemimpin masa depan.

“Mereka adalah aset bangsa, khususnya bagi Kabupaten Sidoarjo. Praja IPDN dipersiapkan untuk menjadi pamong praja yang profesional dan berintegritas,” ungkapnya.

Meski takdir berkata lain, Bupati Subandi menegaskan rasa bangganya atas dedikasi dan semangat pengabdian yang telah ditunjukkan oleh Adinata dan Adzra selama menjalani pendidikan dan penugasan.

“Semoga semangat pengabdian mereka menjadi teladan dan diteruskan oleh Praja IPDN lainnya,” tambahnya.

Institut Pemerintahan Dalam Negeri (IPDN) merupakan lembaga pendidikan kedinasan di bawah Kementerian Dalam Negeri yang sejak berdiri telah melahirkan ribuan aparatur sipil negara dan pemimpin daerah di berbagai wilayah Indonesia. Praja IPDN dikenal melalui pendidikan kedisiplinan, kepemimpinan, dan pengabdian kepada masyarakat sejak dini.

Penugasan akhir Praja IPDN di pemerintah daerah menjadi salah satu tahapan penting sebelum mereka resmi menyandang status sebagai pamong praja. Karena itu, kepergian dua Praja asal Sidoarjo ini menjadi duka mendalam bagi keluarga besar IPDN dan Pemkab Sidoarjo.

Penulis: RyoEditor: Redaksi

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *