KEPULAUAN SERIBU, JADIKABAR.COM – Kabupaten Kepulauan Seribu mengapresiasi kegiatan Pemeriksaan Mata dan Pembagian Kacamata Gratis, yang digelar Gabungan Pengusaha Optik Indonesia (GAPOPIN) di Pulau Pramuka, Kepulauan Seribu Utara, Selasa (20/01/2026).
Bupati Kepulauan Seribu, Muhammad Fadjar Churniawan, menyampaikan terima kasih atas kontribusi nyata GAPOPIN dalam meningkatkan derajat kesehatan masyarakat, khususnya kesehatan mata warga Kepulauan Seribu.
“Kehadiran GAPOPIN di Pulau Pramuka hari ini bukan hanya membawa alat pemeriksaan dan kacamata, tetapi juga membawa harapan dan semangat gotong royong. Ini menjadi contoh nyata kolaborasi antara dunia usaha dan Pemerintah dalam melayani masyarakat,”ujar Fadjar.
Fadjar berharap, kegiatan tersebut dapat berjalan lancar, tepat sasaran, serta memberikan manfaat sebesar-besarnya bagi warga. Selain itu, kolaborasi serupa diharapkan dapat terus berlanjut dan menjangkau pulau-pulau lain di Kepulauan Seribu.
Sementara itu, Ketua Umum GAPOPIN Pusat, Soelianto Rusli menjelaskan, bahwa Pemeriksaan Mata dan Pembagian Kacamata Gratis ini dilaksanakan secara serentak di 22 provinsi, sebagai bagian dari peringatan Hari Penglihatan Sedunia.
“Awalnya alokasi untuk Pulau Panggang dan Kepulauan Seribu hanya sekitar 200 kacamata. Namun melihat tingginya antusiasme dan kebutuhan warga, jumlah tersebut kami tambah hingga total sekitar 2.200 kacamata,”jelas Soelianto.
Soelianto menambahkan, program ini difokuskan pada anak-anak usia sekolah karena mereka merupakan investasi bangsa di masa depan.
“Penglihatan anak-anak harus kita jaga karena sangat menunjang proses belajar dan prestasi. Kesehatan mata menjadi faktor penting agar mereka dapat tumbuh dan belajar secara optimal,” katanya.
Sementara itu, Asisten Administrasi Perekonomian dan Pembangunan (Asminekbang) Kepulauan Seribu, Endro Mukti Wibowo menegaskan, pentingnya persiapan generasi muda menuju Indonesia Emas 2045.
“Anak-anak yang hari ini masih duduk di bangku sekolah, 19 tahun ke depan akan menjadi generasi penerus bangsa. Oleh karena itu, persiapan menuju Indonesia Emas harus dimulai sejak sekarang, salah satunya melalui peningkatan kesehatan dan pendidikan,”ujar Endro.
Endro menilai, perkembangan zaman, pola konsumsi, serta penggunaan gawai yang semakin masif menjadikan pemeriksaan kesehatan, termasuk kesehatan mata, sebagai kebutuhan penting bagi pelajar maupun tenaga pendidik.
“Proses belajar mengajar harus ditunjang dengan fasilitas yang memadai, termasuk memastikan penglihatan anak-anak, guru, dan tenaga pendidik tetap sehat,”pungkasnya. (Red)












