Aktivis KontraS Disiram Air Keras di Jakarta Pusat, Polisi Masih Buru Pelaku

Avatar photo
Keterangan Foto: Kedua Tersangka Saat Menyiram Air Keras Ke Aktivis Kontras

Magelang, Jadikabar.com – Aparat kepolisian masih melakukan penyelidikan intensif terkait kasus penyiraman air keras yang menimpa Wakil Koordinator Komisi untuk Orang Hilang dan Korban Tindak Kekerasan (KontraS), Andrie Yunus. Akibat insiden tersebut, korban dilaporkan mengalami luka bakar cukup serius dan saat ini masih menjalani perawatan medis.

Kepala Bidang Humas Polda Metro Jaya, Kombes Pol Budi Hermanto, menyampaikan bahwa kondisi korban masih dalam penanganan tim medis karena mengalami luka bakar di sejumlah bagian tubuh.

“Korban masih dirawat dan berdasarkan hasil diagnosis sementara mengalami luka bakar sekitar 24 persen,” ujar Budi kepada wartawan, Minggu (15/3/2026).

Ia menjelaskan, hingga kini pihak kepolisian belum dapat meminta keterangan dari korban karena yang bersangkutan masih difokuskan pada proses pemulihan. Sementara itu, penyidik terus melakukan pendalaman guna mengungkap pelaku di balik aksi tersebut.

“Korban belum dapat dimintai keterangan. Saat ini fokusnya pemulihan. Penyelidikan masih berlangsung oleh Polres Metro Jakarta Pusat bersama Ditkrimum Polda Metro Jaya menggunakan metode scientific investigation untuk mengungkap pelaku,” jelasnya.

Sementara itu, Kapolda Metro Jaya Irjen Pol Asep Edi Suheri menegaskan pihaknya berkomitmen mengusut tuntas kasus tersebut. Ia menyebut tim penyidik masih bekerja keras mengumpulkan bukti serta melacak identitas pelaku.

“Pendalaman masih dilakukan. Anggota masih bekerja keras di lapangan,” kata Asep saat ditemui di Terminal Terpadu Pulo Gebang, Jakarta Timur, Sabtu (14/3/2026).

Meski belum merinci perkembangan terbaru, Asep memastikan proses penyelidikan terus berjalan. Ia juga berharap kasus ini segera menemukan titik terang sehingga pelaku dapat segera ditangkap.

Peristiwa penyiraman air keras itu sendiri diduga terjadi pada Kamis malam (12/3/2026) sekitar pukul 23.30 WIB di kawasan Jalan Salemba, Kecamatan Senen, Jakarta Pusat.

Berdasarkan rekaman kamera pengawas (CCTV) yang beredar, pelaku diduga berjumlah dua orang yang berboncengan sepeda motor. Keduanya sempat melintas di lokasi sebelum memutar arah dan berpapasan dengan korban.

Saat korban yang mengendarai sepeda motor melintas, pelaku kemudian menyiramkan cairan yang diduga air keras. Korban langsung merasakan panas hebat hingga kehilangan kendali dan menjatuhkan motornya di tepi jalan.

Dalam rekaman tersebut, korban terdengar berteriak kesakitan sambil meminta pertolongan.

“Panas… panas… air keras… Ya Allah, tolong,” teriak korban dalam rekaman CCTV yang beredar.

Korban kemudian berusaha melepaskan pakaiannya karena tubuhnya terasa terbakar. Dalam video tersebut terlihat pakaian korban rusak dan beberapa bagian tubuhnya mengalami luka melepuh.

Teriakan korban segera menarik perhatian warga sekitar yang kemudian berdatangan untuk memberikan pertolongan. Sejumlah warga sempat menanyakan identitas korban sebelum mengetahui bahwa ia merupakan aktivis dari KontraS.

Kasus ini kini masih dalam penanganan kepolisian untuk mengungkap motif dan pelaku penyiraman air keras tersebut. (Red)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Hubungi