Malang, JADIKABAR.COM – Tidak semua keripik pisang nyaman dinikmati semua orang. Dari keluhan konsumen soal tekstur yang keras, lahirlah BANAINA, brand keripik pisang ambon dari Kota Malang yang hadir dengan tekstur renyah, rasa khas, dan kualitas yang terus dijaga dan bisa dinikmati oleh semua kalangan usia.
Di balik brand ini, ada sosok Welas Listiani, owner dari BILQIS FOOD / BANAINA, yang mengembangkan produk camilan berbahan dasar pisang ambon dan minyak kelapa menjadi salah satu usaha kuliner lokal yang kini semakin dikenal.
Usaha ini tidak lahir sekadar untuk menjual makanan ringan. BANAINA justru tumbuh dari satu hal yang sangat dekat dengan konsumen: keluhan sederhana, tetapi penting.
“Awal usaha ini dimulai dari adanya keluhan konsumen keripik pisang yang mengatakan tidak mau makan keripik pisang karena keras,” ungkap Welas Listiani.
Dari masukan itulah, lahir gagasan untuk menciptakan keripik pisang yang berbeda dari kebanyakan produk di pasaran. Tidak hanya gurih dan renyah, tetapi juga lebih ramah untuk semua usia, mulai dari balita hingga lansia.
Dalam dunia usaha, banyak produk hanya berfokus pada penjualan. Namun, BANAINA hadir dengan semangat yang lebih mendasar, yaitu menjawab kebutuhan pasar melalui kualitas produk.
Keripik pisang selama ini identik dengan tekstur keras yang bagi sebagian orang terasa kurang nyaman untuk dikonsumsi. Kondisi ini menjadi celah yang dilihat oleh Welas Listiani sebagai peluang usaha sekaligus tantangan inovasi.
Dari sana, BANAINA dikembangkan sebagai produk yang bukan hanya enak dimakan, tetapi juga punya nilai kenyamanan dalam konsumsi. Hasilnya adalah keripik pisang ambon dengan tekstur sangat renyah, dibuat dari bahan utama pisang ambon dan minyak kelapa, tanpa tambahan bahan kimia, serta dikemas dengan zip lock aluminium foil agar kualitas produk tetap terjaga.
Keunggulan lain yang cukup menonjol adalah daya tahan produk yang bisa mencapai satu tahun, menjadikannya cocok tidak hanya untuk konsumsi rumah tangga, tetapi juga untuk kebutuhan distribusi, hampers, oleh-oleh, hingga kerja sama penjualan dalam skala lebih luas.
Bagi Welas Listiani, membangun usaha BANAINA bukan hanya soal menciptakan produk makanan ringan. Ada tujuan yang lebih besar di balik perjalanan usaha ini, yakni membuka peluang ekonomi melalui industri makanan yang bisa tumbuh berkelanjutan.
“Motivasi mendirikan usaha ini yaitu ingin menciptakan peluang kerja dalam industri makanan yang mana produk dari industri ini dapat dinikmati oleh semua anggota keluarga dari balita sampai dengan lansia,” jelasnya.
Pernyataan ini memperlihatkan bahwa BANAINA dibangun dengan visi yang tidak semata komersial, tetapi juga memiliki dimensi sosial. Di tengah semakin ketatnya persaingan UMKM, usaha yang tumbuh dengan fondasi kualitas dan manfaat sosial biasanya memiliki daya tahan yang lebih kuat.
Setiap brand yang kuat hampir selalu punya proses panjang dalam membangun identitasnya. Begitu pula dengan usaha ini.
Perjalanan bisnis Bilqisfood dimulai pada tahun 2020 dengan brand awal keripik pisang BILQIS. Seiring berkembangnya usaha dan kebutuhan penguatan identitas merek, pada tahun 2022 nama brand tersebut kemudian bertransformasi menjadi BANAINA.
Perubahan nama ini bukan sekadar pergantian label, tetapi bagian dari strategi membangun positioning produk agar lebih mudah dikenali, lebih khas, dan lebih siap bersaing di pasar yang lebih luas.
Yang menarik, BANAINA juga telah memiliki Sertifikat Merek dari Menteri Hukum dan Hak Asasi Manusia, yang menunjukkan keseriusan usaha ini dalam membangun brand secara legal dan profesional.
Dalam ekosistem UMKM, legalitas semacam ini menjadi poin penting. Banyak usaha kecil memiliki produk bagus, tetapi belum semua siap secara administrasi dan perlindungan merek. BANAINA justru sudah melangkah lebih jauh dengan memperkuat aspek legalitasnya.
Selain sertifikat merek, produk keripik pisang BANAINA juga telah dilengkapi dengan berbagai perizinan dan dokumen pendukung usaha yang penting untuk meningkatkan kepercayaan pasar.
Produk ini disebut telah mengantongi legalitas berupa:
-
NIB
-
P-IRT
-
Sertifikasi Halal
-
Nutrition Facts
Keberadaan legalitas ini menjadi nilai tambah yang signifikan, terutama di tengah meningkatnya kesadaran konsumen terhadap keamanan pangan, transparansi produk, dan kualitas usaha.
Bagi konsumen rumah tangga, legalitas memberi rasa aman. Bagi perusahaan atau mitra distribusi, legalitas adalah bentuk kesiapan usaha untuk berkembang secara lebih profesional.
Seperti banyak pelaku usaha makanan lainnya, perjalanan BANAINA juga tidak lepas dari tantangan. Salah satu yang cukup dirasakan adalah naiknya biaya bahan baku, terutama pisang ambon dan minyak kelapa.
“Tantangan yang dihadapi di antaranya mahalnya bahan baku pisang ambon dan minyak kelapa sehingga harga jual lebih tinggi dari keripik pisang yang sudah ada di pasaran,” ujar Welas.
Namun di balik tantangan tersebut, justru terlihat satu hal penting: BANAINA memilih untuk tetap menjaga kualitas produk, meski itu berarti harga jualnya tidak diposisikan sebagai yang paling murah di pasar.
Langkah ini menunjukkan bahwa usaha ini tidak bermain di logika “asal murah”, melainkan lebih menekankan pada nilai produk, mutu bahan baku, dan kepuasan konsumen.
Di tengah persaingan pasar makanan ringan, strategi semacam ini justru bisa menjadi kekuatan, karena konsumen saat ini tidak hanya mencari harga murah, tetapi juga kualitas, keamanan, dan pengalaman rasa.
Salah satu indikator penting bahwa sebuah produk UMKM mulai dipercaya pasar adalah ketika produk tersebut mampu masuk ke saluran distribusi yang lebih luas dan lebih selektif.
Saat ini, Bilqisfood disebut telah menjalin kerja sama dengan Indomaret dan Indogrosir di Kota Malang. Capaian ini menjadi bukti bahwa produk BANAINA tidak hanya diterima di level konsumen rumahan, tetapi juga mulai menembus jalur ritel modern.
Bagi sebuah UMKM, kerja sama semacam ini bukan hanya soal penjualan, tetapi juga menjadi validasi atas kualitas produk, kemasan, konsistensi produksi, dan kesiapan usaha untuk berkembang.
Di antara lini produk yang ditawarkan, salah satu yang menjadi unggulan adalah Keripik Pisang Ambon BANAINA rasa caramel.
Varian ini menawarkan perpaduan rasa manis yang akrab di lidah, dengan tekstur renyah yang menjadi ciri khas produk BANAINA. Karakter rasa seperti ini membuatnya cocok dinikmati sebagai camilan harian, suguhan tamu, hampers, atau bahkan sebagai oleh-oleh khas dari Kota Malang.
Dengan harga Rp20.000 per kemasan, produk ini diposisikan sebagai camilan premium UMKM yang tetap terjangkau. Bahkan tersedia juga promo beli 3 dengan harga Rp50.000, yang bisa menjadi daya tarik tersendiri bagi pembeli dalam jumlah lebih banyak.
Dari sisi pasar, BANAINA tidak hanya menyasar pembeli eceran. Produk ini juga diarahkan untuk menjangkau segmen yang lebih luas, mulai dari ibu rumah tangga hingga perusahaan.
Strategi ini cukup relevan karena camilan kemasan seperti keripik pisang memiliki fleksibilitas pasar yang besar. Produk bisa masuk ke kebutuhan konsumsi rumah, acara kantor, bingkisan, konsumsi rapat, hingga kebutuhan kemitraan usaha.
Dengan kemasan yang rapi, daya simpan yang panjang, legalitas lengkap, dan rasa yang mudah diterima berbagai usia, BANAINA memiliki potensi kuat untuk terus berkembang sebagai salah satu produk camilan lokal unggulan dari Kota Malang.
Kehadiran BANAINA memperlihatkan bahwa produk UMKM tidak harus besar dari awal untuk bisa punya masa depan yang kuat.

Dengan fondasi yang tepat—mulai dari mendengar kebutuhan konsumen, menjaga kualitas, membangun merek, melengkapi legalitas, hingga memperluas pasar usaha lokal bisa tumbuh secara berkelanjutan.
BANAINA juga menunjukkan bahwa camilan sederhana seperti keripik pisang bisa naik kelas ketika dipadukan dengan visi usaha yang jelas dan pengelolaan yang serius.
Bagi masyarakat yang ingin mencoba produk ini, BANAINA dapat diakses melalui:
Owner: Welas Listiani
Brand: BILQIS FOOD / BANAINA
Produk: Keripik Pisang Ambon
Alamat usaha:
Gang Salak No. 31, RT 003 RW 001, Kelurahan Kebonsari, Kecamatan Sukun, Kota Malang
Alamat domisili/korespondensi:
Jl. Raya Candi 3/26 RT 001 RW 003, Kelurahan Karang Besuki, Kecamatan Sukun, Kota Malang
Jam operasional:
08.00 – 20.00 WIB
Harga:
Rp20.000 / kemasan
Promo: Beli 3 Rp50.000
Instagram: @keripik_banaina
Marketplace: shopee.co.id/keripik_banaina
Dengan semangat inovasi dan kualitas yang terus dijaga, BANAINA menjadi salah satu contoh bahwa UMKM lokal Kota Malang mampu tumbuh bukan hanya dari rasa, tetapi juga dari cerita, kualitas, dan kepercayaan.












