Bukan Kebetulan, Harga Emas Hari Ini Kembali Bikin Orang Berpikir Ulang Soal Uang

Avatar photo
Bukan Kebetulan, Harga Emas Hari Ini Kembali Bikin Orang Berpikir Ulang Soal Uang
Foto Istimewa Ai : Bukan Kebetulan, Harga Emas Hari Ini Kembali Bikin Orang Berpikir Ulang Soal Uang

JadiKabar.com – Di saat banyak orang bertanya ke mana harus menyelamatkan uangnya, emas kembali berdiri sebagai jawaban paling sunyi namun paling dipercaya. Tanpa teriak, tanpa sensasi, logam mulia ini perlahan menunjukkan satu hal yang tak pernah berubah sejak ratusan tahun lalu: ketika dunia goyah, emas justru menguat. Kamis pagi, 18 Desember 2025, harga emas kembali diperbarui dan sekali lagi menjadi bahan perbincangan banyak orang yang ingin menjaga nilai jerih payahnya agar tidak tergerus zaman.

Harga emas batangan 1 gram hari ini berada di kisaran Rp 2,48 jutaan, angka yang bagi sebagian orang mungkin terlihat biasa, namun bagi mereka yang memahami sejarah krisis dan inflasi, nilai ini adalah simbol ketahanan. Setelah dikenakan pajak, harga emas 1 gram tercatat Rp 2.493.218, memperlihatkan bahwa emas masih menjadi pelabuhan aman di tengah ketidakpastian ekonomi global yang tak kunjung reda.

Ukuran kecil seperti 0,5 gram tetap diminati, terutama oleh masyarakat yang ingin mulai menabung emas sedikit demi sedikit. Dengan harga Rp 1.296.734 setelah pajak, emas ukuran ini kerap menjadi pintu masuk bagi generasi muda untuk belajar menyimpan nilai dalam bentuk fisik. Sementara itu, emas 2 gram dan 3 gram masing-masing berada di angka Rp 4.926.285 dan Rp 7.364.365, menunjukkan tren harga yang tetap solid dan stabil.

Untuk ukuran menengah, emas 5 gram dan 10 gram hari ini berada di rentang Rp 12 juta hingga Rp 24 juta, sebuah nilai yang sering dianggap sebagai bentuk “tabungan masa depan” oleh banyak keluarga. Tak sedikit orang tua yang diam-diam menyimpan emas ukuran ini sebagai bekal pendidikan anak, dana darurat, atau persiapan hari tua, karena emas terbukti mampu melawan inflasi ketika nilai uang kertas melemah.

Di kelas atas, emas batangan 25 gram, 50 gram, hingga 100 gram mencerminkan kepercayaan besar terhadap logam mulia sebagai penjaga kekayaan. Harga emas 100 gram yang kini menembus Rp 243 juta setelah pajak menjadi pengingat bahwa emas bukan sekadar benda berkilau, melainkan aset serius yang nilainya terus bertumbuh seiring waktu. Bahkan emas ukuran 1 kilogram hari ini bernilai lebih dari Rp 2,43 miliar, angka yang memperlihatkan betapa emas masih menjadi simbol kekuatan ekonomi yang sesungguhnya.

Menariknya, emas tak lagi sekadar soal investasi. Produk-produk tematik seperti Gift Series, Emas Imlek, Batik Seri III, hingga Selamat Idul Fitri menjadikan emas sebagai perpaduan antara nilai ekonomi dan sentuhan emosional. Emas tak hanya disimpan, tetapi juga diwariskan, dihadiahkan, dan dijadikan penanda momen penting dalam hidup. Seri Imlek ukuran 88 gram yang kini bernilai lebih dari Rp 221 juta misalnya, sering diburu bukan hanya karena emasnya, tetapi karena makna keberuntungan yang melekat di dalamnya.

Di tengah dominasi emas, perak pun tak kehilangan tempat. Dengan harga yang lebih terjangkau, perak murni dan perak heritage menjadi alternatif bagi mereka yang ingin berinvestasi namun tetap realistis. Perak ukuran 250 gram yang kini berada di kisaran Rp 11 jutaan membuktikan bahwa logam mulia tak selalu harus mahal untuk bernilai.

Semua angka ini menyampaikan pesan yang sama: emas bukan tren sesaat. Ia telah melewati krisis moneter, perang, pandemi, dan gejolak ekonomi global, namun tetap bertahan sebagai penyimpan nilai yang paling jujur. Ketika uang bisa tergerus inflasi dan aset lain naik-turun tanpa kepastian, emas memilih berjalan pelan, tapi konsisten.

Maka tak heran jika hingga hari ini, di berbagai penjuru dunia, orang masih percaya satu hal sederhana: menyimpan emas bukan soal cepat kaya, tetapi soal bertahan. Dan di tengah dunia yang terus berubah, bertahan sering kali adalah bentuk kemenangan yang paling nyata.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *