Bupati Banyuwangi IPuk fiestiandani “Program Wenak ditujukan untuk usaha keluarga tidak mampu”

Avatar photo
Keterangan Foto: Bupati Banyuwangi Ipuk Fiestiandani

BANYUWANGI, JADIKABAR.COM – Program Warung Naik Kelas (Wenak)? merupakan salah satu upaya pemerintah daerah kabupaten Banyuwangi dalam upaya meningkatkan UMKM khususnya bagi warung kecil yang ada di berbagai desa di wilayah Kabupaten Banyuwangi, Jawa Timur .

Program Wenak telah diluncurkan sejak 2021 hingga 2025,dan program ini sudah menyasar sekitar 1.559 warung rakyat di banyuwangi, Bantuan diberikan khusus bagi pelaku usaha kecil agar usahanya bisa berkembang. Biasanya bantuan berupa alat usaha.

Dan tahun 2026 dalam hal ini Bupati Banyuwangi Ipuk Fiestiandani kembali menyalurkan Program Wenak. Salah satunya kepada Saimah (57), warga Dusun Alasmalang, Desa Alasrejo, Kecamatan Wongsorejo.

Saimah sudah sekitar dua tahun berjualan makanan ringan rumahan. Ia memproduksi berbagai camilan seperti marning jagung, keripik pisang, kacang pletek, hingga ladrang.

Bupati Ipuk mengatakan,” bahwa program ini dibuat agar usaha kecil bisa naik kelas dan lebih kuat. Menurut Ipuk, banyak warung rakyat yang sebenarnya punya potensi berkembang Seperti usaha Saimah.

“oleh karena itu kita dorong pelaku usaha kecil rumahan melalui program Wenak. diharapkan dengan bantuan alat usaha ini, usahanya semakin lancar dan bisa semakin berkembang,”ujar Bupati Banyuwangi Ipuk fiestiandani.

Setiap penerima juga mendapatkan bantuan modal usaha senilai Rp.1 juta. Dana itu bisa dipakai meng-upgrade peralatan, menambah stok dagangan, atau memperbaiki usaha yang sudah berjalan. Selain bantuan modal, penerima juga difasilitasi untuk memiliki Nomor Induk Berusaha (NIB).

“Program Wenak memang ditujukan bagi usaha mikro yang berasal dari keluarga kurang mampu. Data penerima diusulkan oleh desa atau kelurahan, lalu diverifikasi oleh Dinas Koperasi, Usaha Mikro, dan Perdagangan,”sambung Ipuk.

Saimah mengaku bersyukur mendapatkan bantuan Warung Naik Kelas tersebut. Ia berharap usahanya bisa semakin lancar dan membantu perekonomian keluarga.

“Alhamdulillah. Kebetulan ada peralatan memasak saya yang mulai rusak. Dengan bantuan ini, saya tidak perlu membeli lagi peralatan yang rusak,”kata Saimah.

Ditambahkan Kepala Dinas Koperasi Usaha Mikro dan Perdagangan Banyuwangi Nanin Oktaviantie, penerima bantuan program Wenak merupakan orang-orang yang berbeda tiap tahunnya.” ujar Nanin. (Red)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Hubungi