Banyuwangi, JadiKabar. Com– Komitmen Pemerintah daerah Kabupaten Banyuwangi Jawa Timur dalam upaya menekan angka Anak Tidak Sekolah (ATS), di awal tahun 2026 bupati IPUK FIESTIENDANI selaku kepala pemerintahan melalui SKPD dinas pendidikan terus diperkuat dengan kegiatan aksi nyata di lapangan. Dalam hal ini Bupati IPUK mengunjungi langsung kerumah-rumah warga yang ada di Desa Bajulmati, Kecamatan Wongsorejo.
Dalam kunjungan tersebut, Bupati IPUK FIESTIENDANI berdialog langsung dengan para orang tua dan anak untuk mengidentifikasi kendala yang dihadapi, mulai dari faktor ekonomi hingga akses pendidikan. Selain memberikan motivasi, solusi instan berupa bantuan biaya dan perlengkapan sekolah juga diberikan agar anak-anak tersebut dapat segera kembali ke kelas.
“Pendidikan adalah hak dasar. Tidak boleh ada satu pun anak di Banyuwangi yang tertinggal dalam meraih cita-citanya,” tegas Bupati Banyuwangi IPUK FIESTIENDANI.
Gerakan jemput bola (ATS) pemerintah daerah melalui dinas pendidikan terhadap anak tidak sekolah yang ada diwilayah pelosok pedesaan yang ada di wilayah pemerintah daerah kabupaten Banyuwangi Jawa Timur kali ini diharapkan dapat memastikan seluruh anak usia sekolah,khususnya di pelosok desa diharapkan tetap bisa mendapatkan layanan pendidikan yang layak sebagaimana yang diatur dalam undang-undang dasar 1945 demi masa depan anak bangsa kedepan yang lebih cerah.ungkap,” Dr. H. Alfian, M.Pd. selqku Plt. Kepala Dinas Pendidikan Kabupaten Banyuwangi.
Bupati Banyuwangi IPUK FIESTIENDANI, ” tekan ATS dengan jemput bola ke pelosok pedesaan












