Bupati Kuningan, Hadiri Musda XVII KNPI 2026

Avatar photo
Keterangan Foto: Bupati Kuningan Hadiri Musda XVII KNPI 2026

KUNINGAN, JADIKABAR.COM – Bupati Kuningan, Dr. H. Dian Rachmat Yanuar, M.Si, menghadiri Musyawarah Daerah (Musda) XVII DPD Komite Nasional Pemuda Indonesia (KNPI) Kabupaten Kuningan Tahun 2026 yang digelar di Meeting Room Ipukan Highland, Palutungan, Desa Cisantana, Kecamatan Cigugur, Senin (16/2/2026).

Kehadiran Bupati menjadi bentuk komitmen Pemerintah Kabupaten Kuningan dalam mendukung penguatan peran pemuda sebagai mitra strategis pembangunan daerah. Musda XVII mengusung tema “KNPI Bersatu, Satu Tujuan, Satu Semangat untuk Kuningan Melesat” dan menjadi momentum penting konsolidasi organisasi serta regenerasi kepemimpinan.

Dalam arahannya, Bupati Dian menegaskan bahwa Musda bukan sekadar agenda pergantian kepengurusan, melainkan forum evaluasi program dan perumusan arah strategis organisasi ke depan.

“Musda bukan hanya soal siapa yang terpilih menjadi ketua, tetapi bagaimana KNPI mampu menghadirkan program yang berdampak nyata bagi masyarakat,” tegasnya.

Bupati Dian yang juga pernah memimpin KNPI Kabupaten Kuningan periode 2008–2011 tersebut menyampaikan bahwa kepemimpinan sejati adalah kepemimpinan yang mampu melahirkan kader-kader baru.

Menurutnya, KNPI merupakan laboratorium kader dan ruang pembelajaran kepemimpinan bagi generasi muda. Oleh karena itu, ketua terpilih harus memiliki integritas, moralitas, serta kecerdasan intelektual, emosional, spiritual, dan sosial yang seimbang.

Ia juga menegaskan komitmen pemerintah daerah untuk terus bersinergi dengan KNPI. Meskipun beberapa tahun terakhir daerah menghadapi tantangan fiskal, Pemerintah Kabupaten Kuningan tetap berupaya memberikan dukungan optimal terhadap penguatan sektor kepemudaan.

“Musda ini bukan hanya untuk memenangkan satu sosok, tetapi memenangkan masa depan pemuda Kabupaten Kuningan,” ujarnya.

Ketua DPD KNPI Kabupaten Kuningan, Ahmad Jayadi (Kang Ajay), dalam sambutannya menyampaikan laporan pertanggungjawaban sekaligus refleksi akhir masa kepemimpinannya.

Ia menjelaskan bahwa pada Musda ke-16 KNPI Kuningan membawahi 62 Organisasi Kemasyarakatan Pemuda (OKP). Namun berdasarkan proses verifikasi dan validasi sesuai AD/ART Tahun 2022, sekitar 30 OKP dinyatakan memenuhi syarat sebagai peserta penuh dengan hak suara.

“Lebih baik sedikit tetapi berkualitas, daripada banyak tetapi tidak jelas,” ungkapnya.

OKP yang Surat Keputusannya tidak aktif ditempatkan sebagai peninjau. Sementara OKP baru yang terdaftar akan melalui tahapan sebagai peninjau sebelum menjadi peserta penuh pada Musda berikutnya, dengan ketentuan administrasi yang lengkap dan aktif.

Kang Ajay juga menyampaikan apresiasi kepada Pemerintah Kabupaten Kuningan atas dukungan terhadap berbagai kegiatan KNPI, mulai dari kegiatan sosial, keagamaan, hingga forum konsolidasi organisasi. Ia berharap dukungan tersebut dapat terus ditingkatkan guna memperkuat sinergi bersama 30 OKP dan 32 Pengurus Kecamatan (PK).

Sementara itu, perwakilan DPD KNPI Jawa Barat, Wakil Ketua OKK Budi Miftahudin, menegaskan bahwa KNPI harus mampu menempatkan diri sebagai mitra strategis sekaligus mitra kritis pemerintah daerah.

Ia menyampaikan bahwa pemuda memiliki peran penting dalam menjaga stabilitas sosial sekaligus memberikan masukan konstruktif terhadap kebijakan publik.

“Momentum Musda ke-17 ini diharapkan melahirkan kepemimpinan yang semakin dewasa, solid, dan mampu menjaga persatuan pemuda di Kabupaten Kuningan,” ujarnya.

Musda XVII DPD KNPI Kabupaten Kuningan diharapkan menghasilkan kepemimpinan baru yang mampu memperkuat soliditas organisasi, memperjelas arah program kerja, serta menjadi mitra strategis Pemerintah Kabupaten Kuningan dalam mendorong pembangunan daerah yang inklusif dan berkelanjutan. (Red)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Hubungi