Berita  

Bupati Malang Dukung Siswi Tahfidz Asrikaton Wakili Indonesia di Ajang Qur’an Internasional Dubai

Avatar photo
Bupati Malang Dukung Siswi Tahfidz Asrikaton Wakili Indonesia di Ajang Qur’an Internasional Dubai
FOTO ISTIMEWA Bupati Malang Dukung Siswi Tahfidz Asrikaton Wakili Indonesia di Ajang Qur’an Internasional Dubai

MALANG, JADIKABAR.COM – Rumah Dinas Bupati Malang menjadi saksi momen haru sekaligus membanggakan saat Sanusi menerima audiensi keluarga besar SD Tahfidz Al Qur’an Daarul Ukhuwwah, Desa Asrikaton, Kecamatan Pakis, Selasa (17/2/2026) pagi. Audiensi tersebut dilakukan untuk memohon doa restu bagi Aisyah Ar Rumy, siswi sekolah tersebut yang terpilih menjadi kandidat penerima penghargaan dalam ajang internasional Dubai International Holy Qur’an Award di Uni Emirat Arab.

Pertemuan berlangsung hangat dan penuh kekhusyukan. Bupati Malang didampingi jajaran Dinas Pendidikan serta Bagian Protokol dan Komunikasi Pimpinan Setda Kabupaten Malang. Kehadiran Aisyah beserta guru dan pendamping menjadi simbol prestasi pendidikan keagamaan di Kabupaten Malang.

Dalam sambutannya, Sanusi menyampaikan rasa bangga atas capaian Aisyah yang dinilai sebagai bukti kualitas pendidikan tahfidz di daerah.

“Saya benar-benar bangga terhadap Aisyah Ar Rumy yang akan mewakili Indonesia di Dubai. Ini bukan hanya kebanggaan keluarga dan sekolah, tapi juga kebanggaan Kabupaten Malang,” ujar Sanusi.

Keberhasilan Aisyah mencerminkan berkembangnya pendidikan Al-Qur’an berbasis pesantren modern di wilayah Malang. Dalam satu dekade terakhir, lembaga tahfidz di Kabupaten Malang mengalami pertumbuhan signifikan, seiring meningkatnya minat orang tua terhadap pendidikan karakter berbasis agama.

SD Tahfidz Daarul Ukhuwwah sendiri dikenal sebagai sekolah yang menyeimbangkan pendidikan formal dengan penguatan hafalan Al-Qur’an sejak usia dini. Model pendidikan ini sejalan dengan tradisi panjang Malang sebagai wilayah dengan akar pesantren kuat sejak era ulama Jawa Timur abad ke-19.

Sanusi berharap pencapaian tersebut mampu menjadi inspirasi bagi generasi muda lainnya.

“Semoga Aisyah diberikan kesehatan, kelancaran, dan kesuksesan. Mudah-mudahan bisa membawa nama harum Kabupaten Malang dan Indonesia,” tambahnya.

Audiensi ini dipandang bukan sekadar seremonial, melainkan bentuk dukungan konkret pemerintah daerah terhadap generasi berprestasi. Rencananya, keberangkatan Aisyah beserta tim pada 19 Februari 2026 akan dilepas langsung oleh Bupati Malang.

Partisipasi di ajang internasional tersebut diharapkan memperkuat posisi Indonesia sebagai salah satu negara dengan tradisi tilawah dan tahfidz terbaik di dunia Islam. Selain kompetisi, ajang ini juga menjadi ruang diplomasi budaya yang memperkenalkan kualitas pendidikan Qur’ani Indonesia ke tingkat global.

Keberhasilan Aisyah menjadi pengingat bahwa potensi besar generasi muda daerah mampu bersaing di panggung internasional ketika mendapat dukungan lingkungan, pendidikan, dan pemerintah.

Penulis: RyoEditor: Redaksi

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Hubungi