LSIMALUNGUN, Jadikabar.Com – Bupati Simalungun Anton Achmad Saragih menghadiri langsung acara Haflatut Takharruj atau wisuda santri dan santriwati Angkatan XXXV di Pondok Pesantren Modern Al-Kautsar, Nagori Panei Tongah, Kecamatan Panei, Kabupaten Simalungun, Sumatera Utara, Minggu (5/4/2026).
Acara wisuda tersebut berlangsung dalam suasana haru dan penuh kebanggaan. Halaman pondok pesantren dipenuhi para santri, orang tua, serta tamu undangan yang turut merasakan kebahagiaan atas keberhasilan para santri menyelesaikan pendidikan mereka.
Kegiatan diawali dengan suasana khidmat saat lantunan ayat suci Al-Qur’an dibacakan oleh Sehah Sugita. Suara merdu qari tersebut menggema di seluruh area acara, menghadirkan nuansa religius yang mengingatkan seluruh hadirin akan pentingnya ilmu dan keberkahan dalam menuntut pengetahuan di lingkungan pesantren.
Setelah pembacaan ayat suci Al-Qur’an, acara dilanjutkan dengan laporan kegiatan oleh panitia pelaksana, Muhammad Kusoi.
Dalam laporannya, Muhammad Kusoi menyampaikan apresiasi dan rasa terima kasih kepada Bupati Simalungun yang telah meluangkan waktu untuk hadir di tengah kesibukan menjalankan tugas pemerintahan.
“Kami menyampaikan terima kasih dan penghargaan yang setinggi-tingginya kepada Bupati Simalungun yang telah berkenan hadir memberikan semangat dan motivasi kepada seluruh keluarga besar Pondok Pesantren Modern Al-Kautsar,” ujarnya.
Ia juga menyampaikan ucapan selamat kepada seluruh santri dan santriwati yang telah berhasil menuntaskan masa pendidikan mereka di pondok pesantren tersebut.
Menurutnya, Haflatut Takharruj bukan sekadar seremoni penyerahan ijazah, tetapi merupakan tanda berakhirnya satu fase perjuangan menuntut ilmu dan dimulainya perjalanan baru untuk mengamalkan ilmu tersebut di tengah masyarakat.
“Hari ini adalah momen istimewa bagi para santri dan santriwati yang telah menyelesaikan perjalanan panjang dalam menuntut ilmu. Haflatut Takharruj ini menjadi penanda keberhasilan menuju generasi masa depan,” ungkapnya.
Dalam sambutannya, Bupati Simalungun Anton Achmad Saragih menyoroti makna mendalam dari momen kelulusan para santri bagi orang tua.
Menurutnya, melihat anak-anak tumbuh menjadi pribadi yang berilmu, berakhlak mulia, serta memiliki keimanan yang kuat merupakan kebanggaan yang tidak ternilai bagi setiap orang tua.
Bupati menyampaikan bahwa doa, dukungan, serta pengorbanan orang tua selama proses pendidikan anak-anak mereka merupakan investasi terbesar dalam kehidupan.
“Segala dukungan, doa, serta pengorbanan yang diberikan orang tua adalah investasi yang sangat berharga. Tidak hanya bernilai untuk kehidupan dunia, tetapi juga menjadi bekal untuk kehidupan akhirat,” ujarnya.
Selain itu, Bupati juga memberikan apresiasi kepada para guru dan tenaga pendidik di pondok pesantren yang telah dengan penuh kesabaran dan keikhlasan membimbing para santri selama menempuh pendidikan.
Ia menilai dedikasi para pendidik dalam membentuk karakter dan ilmu para santri merupakan amal jariyah yang akan terus mengalir pahalanya.
Di akhir sambutannya, Bupati Simalungun menyampaikan harapan kepada para lulusan agar mampu menjadi generasi yang tidak hanya cerdas secara intelektual, tetapi juga memiliki kekuatan spiritual serta akhlak yang mulia.
Menurutnya, di tengah perkembangan zaman yang semakin kompleks, generasi muda harus mampu menjaga keseimbangan antara ilmu pengetahuan, iman, dan akhlak.
“Dengan bekal ilmu, iman, dan akhlak yang kuat, saya berharap para santri mampu menjadi generasi penerus bangsa dan agama yang tangguh serta mampu menjawab tantangan zaman,” ujarnya.
Acara Haflatut Takharruj ini juga dihadiri sejumlah pejabat daerah yang turut mendampingi Bupati Simalungun, di antaranya Kepala Dinas Ketenagakerjaan Riando P Purba, Kepala Dinas Pemuda dan Olahraga Bob Presly Saragih, serta Pelaksana Tugas Kepala Dinas Komunikasi dan Informatika Akbar Putera Siregar.
Turut hadir pula Ketua Majelis Ulama Indonesia, Ki Dardjat Purba, unsur Forkopimca Kecamatan Panei, serta berbagai tokoh masyarakat dan undangan lainnya.
Kegiatan ini menjadi momentum kebersamaan sekaligus peneguhan komitmen dalam membangun generasi muda yang berilmu, beriman, dan berakhlak mulia di Kabupaten Simalungun. (AN)
Penulis : Aswan Nasution










