Bupati Simalungun Hadiri HLM TPID Sumut, Perkuat Sinergi Kendalikan Inflasi Jelang Ramadhan dan Idul Fitri

Avatar photo
Keterangan Foto: Bupati Simalungun Menghadiri High Level Meeting (HLM) di Kantor Gubernur Sumatra Utara

MEDAN, JADIKABAR.COM – Bupati Simalungun, Dr. H. Anton Achmad Saragih, menghadiri High Level Meeting (HLM) Tim Pengendalian Inflasi Daerah (TPID) yang digelar Pemerintah Provinsi Sumatera Utara bersama pemerintah kabupaten/kota Se – Sumatera Utara dalam rangka pengendalian inflasi menjelang bulan suci Ramadhan dan Hari Raya IdulFitri 1447 Hijriah.

Pertemuan tersebut berlangsung pada Jumat (6/2/2026) di Aula Raja Inal Siregar, Kantor Gubernur Sumatera Utara, dan dipimpin langsung oleh Gubernur Sumatera Utara, Muhammad Bobby Afif Nasution. Kegiatan ini turut dihadiri unsur Forkopimda, para bupati dan wali kota se-Sumatera Utara, perwakilan kementerian terkait, pimpinan instansi vertikal, Kepala Perwakilan Bank Indonesia Sumatera Utara, serta perangkat daerah terkait.

HLM TPID Sumatera Utara mengusung tema “Akselerasi Ketahanan Pangan untuk Mendukung Program Strategis Nasional”, dengan fokus pada langkah-langkah antisipatif dalam mengendalikan inflasi di tengah meningkatnya kebutuhan masyarakat menjelang Ramadhan dan Idulfitri.

Kepala Perwakilan Bank Indonesia Sumatera Utara, Dr. Rudy B. Hutabarat, dalam paparannya menyampaikan bahwa tekanan inflasi berpotensi meningkat seiring naiknya permintaan terhadap bahan kebutuhan pokok. Untuk itu, diperlukan penguatan sinergi TPID melalui peningkatan pasokan, kelancaran distribusi, serta upaya stabilisasi harga.

Rudy juga menegaskan bahwa Roadmap Pengendalian Inflasi Daerah Sumatera Utara Tahun 2025–2027 menjadi pedoman bersama dalam pelaksanaan pengendalian inflasi yang terarah dan berkelanjutan, dengan dukungan penuh dari Bank Indonesia.

Sementara itu, Gubernur Sumatera Utara, Muhammad Bobby Afif Nasution, menegaskan bahwa pengendalian inflasi menjelang Idulfitri menjadi perhatian serius Pemerintah Provinsi Sumatera Utara. Ia menekankan pentingnya komunikasi publik yang efektif untuk mencegah kepanikan masyarakat, penguatan peran TPID di daerah, serta optimalisasi peran Badan Usaha Milik Daerah (BUMD) dalam mendukung rantai pasok komoditas pangan strategis.

Selain itu, Gubernur juga mendorong kerja sama antar daerah surplus dan defisit pangan guna menekan disparitas harga. Ia meminta seluruh pemerintah kabupaten/kota untuk meningkatkan kewaspadaan terhadap potensi kenaikan harga serta memastikan kelancaran distribusi bahan kebutuhan pokok.

“Menjelang Idulfitri, permintaan kebutuhan pokok cenderung meningkat. Karena itu, dibutuhkan komitmen serta langkah antisipatif yang terukur dan terkoordinasi agar inflasi tetap terkendali dan daya beli masyarakat tetap terjaga,” tegas Gubernur.

Dalam forum tersebut juga dibahas perkembangan terkini inflasi di Sumatera Utara, dinamika harga komoditas strategis, ketersediaan pasokan pangan, serta strategi pengendalian inflasi melalui penguatan peran TPID, optimalisasi operasi pasar, dan pemantauan distribusi bahan pokok secara berkelanjutan.

Usai mengikuti pertemuan, Bupati Simalungun, Dr. H. Anton Achmad Saragih, menyampaikan bahwa Pemerintah Kabupaten Simalungun menyatakan komitmen penuh untuk mendukung kebijakan dan arahan Pemerintah Provinsi Sumatera Utara dalam pengendalian inflasi.

“Melalui TPID Kabupaten Simalungun, pemantauan harga pangan secara rutin dilakukan di pasar tradisional, toko, dan pusat distribusi. Kami juga memastikan ketersediaan stok serta kelancaran pasokan melalui koordinasi dengan daerah penghasil maupun daerah lainnya,” ujar Bupati.

Menurutnya, langkah tersebut dilakukan untuk menjaga kesinambungan distribusi pangan agar kebutuhan masyarakat dapat terpenuhi secara merata dan berkelanjutan.

Pertemuan ini sekaligus dirangkaikan dengan peluncuran Peta Jalan (Roadmap) Pengendalian Inflasi Daerah Provinsi Sumatera Utara Tahun 2025–2027. (Red)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Hubungi