Berita  

Debit Sungai Komering Naik ke Siaga 1, Pemkel Kedaton Perketat Patroli dan Kesiapsiagaan Warga

Avatar photo
Debit Sungai Komering Naik ke Siaga 1, Pemkel Kedaton Perketat Patroli dan Kesiapsiagaan Warga
Lurah Kedaton bersama tim gabungan saat memantau debit Sungai Komering

Kayuagung (OKI) | JadiKabar.com – Pemerintah Kelurahan Kedaton meningkatkan kewaspadaan menyusul naiknya debit air Sungai Komering yang kini berstatus Siaga 1. Langkah antisipatif dilakukan melalui patroli intensif dan pemantauan langsung di wilayah rawan terdampak banjir, khususnya di Lingkungan III RT 06, Kecamatan Kayuagung, Kabupaten Ogan Komering Ilir (OKI).

Pemantauan lapangan dilakukan secara terpadu bersama Babinsa, Bhabinkamtibmas, Ketua LPM Kelurahan Kedaton, mahasiswa KKN Universitas Muhammadiyah Palembang Angkatan ke-65, serta jajaran staf kelurahan. Kegiatan ini merupakan bagian dari upaya mitigasi dini untuk meminimalisir risiko bencana akibat luapan sungai.

Lurah Kedaton, Ahmad Deni, S.Sos, saat meninjau lokasi pada Minggu (18/1/2026) pukul 08.00 WIB, menjelaskan bahwa peningkatan debit Sungai Komering dipicu oleh curah hujan tinggi yang mengguyur wilayah OKI dan sekitarnya dalam beberapa hari terakhir.

“Berdasarkan data pemantauan, Tinggi Muka Air (TMA) Sungai Komering berada di angka 12,00 mdpl, dengan genangan di permukiman warga berkisar 20 hingga 50 sentimeter,” ujar Ahmad Deni.

Sebagai salah satu sungai besar di Sumatera Selatan, Sungai Komering memiliki peran vital bagi kehidupan masyarakat OKI, baik sebagai sumber air, jalur transportasi tradisional, hingga penunjang sektor pertanian. Namun, setiap musim penghujan, sungai ini juga kerap mengalami peningkatan debit yang berpotensi menimbulkan banjir, terutama di kawasan permukiman yang berada di bantaran sungai.

Dalam beberapa tahun terakhir, pemerintah daerah bersama masyarakat terus memperkuat sistem peringatan dini dan kesiapsiagaan berbasis komunitas untuk mengurangi dampak banjir yang kerap terjadi secara musiman.

Patroli lapangan dilakukan menyusuri Daerah Aliran Sungai (DAS) Komering, dengan fokus pada pengecekan bantaran sungai, titik rawan luapan, serta kondisi pemukiman warga.

Meski situasi secara umum masih terpantau aman dan terkendali, tercatat sekitar 30 Kepala Keluarga (KK) di RT 06 mulai terdampak genangan air. Pemerintah kelurahan memastikan terus melakukan pemantauan berkala untuk mengantisipasi kemungkinan kenaikan debit air secara tiba-tiba.

Pemerintah Kelurahan Kedaton mengimbau masyarakat, khususnya yang tinggal di bantaran sungai, agar tetap waspada dan siaga.

“Kami mengajak warga untuk segera melapor apabila terjadi peningkatan debit air atau kondisi darurat lainnya. Koordinasi antara masyarakat dan pemerintah menjadi kunci utama dalam menghadapi potensi banjir,” tegas Ahmad Deni.

Selain itu, koordinasi dengan pihak kecamatan, BPBD OKI, serta aparat terkait terus dilakukan guna memastikan kesiapan langkah penanganan cepat apabila kondisi berkembang ke status yang lebih tinggi.

Hingga berita ini diturunkan, situasi debit Sungai Komering masih dalam status Siaga 1 dan terus dipantau secara intensif.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *