Ditpolairud Polda NTB Berikan Pelayanan Cepat Evakuasi Warga Terpeleset di Gili Trawangan

Avatar photo
Ditpolairud Polda NTB Berikan Pelayanan Cepat Evakuasi Warga Terpeleset di Gili Trawangan
Ditpolairud Polda NTB Berikan Pelayanan Cepat Evakuasi Warga Terpeleset di Gili Trawangan

MATARAM, JADIKABAR – Komitmen melindungi dan melayani tidak hanya jadi slogan. Hal itu dibuktikan Polisi Perairan dan Udara (Polairud) Polda Nusa Tenggara Barat (NTB) dengan aksi nyata mengevakuasi warga yang mengalami kecelakaan di Gili Trawangan, Selasa (15/1/2025).

Direktur Polairud Polda NTB, Kombes Pol Boyke F.S. Samola, S.I.K., M.H., terus menekankan agar seluruh personelnya senantiasa mengedepankan fungsi perlindungan dan pelayanan. Arahan itu langsung diimplementasikan di lapangan.

Saat mendapat laporan tentang seorang warga, Buldani (35), asal Dusun Teluk Kombal, yang terpeleset dan diduga mengalami patah tulang kaki akibat jalan licin di Gili Trawangan, personel Polairud langsung bergerak cepat. Menggunakan Kapal Polisi XXI-2015 dan berkoordinasi erat dengan masyarakat, mereka segera menuju lokasi.

Dengan sigap, personel memberikan pertolongan pertama kemudian melakukan evakuasi menggunakan speed boat milik warga. Korban dibawa menuju Teluk Nare untuk mendapatkan penanganan medis lebih lanjut, dengan terus didampingi personel kepolisian dan warga.

“Kehadiran Polri di tengah masyarakat adalah bentuk komitmen kami untuk memberikan pelayanan yang cepat dan responsif, terutama dalam situasi darurat. Ini kami lakukan untuk memberikan rasa aman dan meningkatkan kepercayaan masyarakat,” tegas Kombes Boyke melalui keterangan resminya.

Keberhasilan operasi evakuasi ini tidak lepas dari sinergi solid antara personel Ditpolairud Polda NTB dan masyarakat setempat. Seluruh proses berjalan aman, tertib, dan lancar, membuktikan bahwa kolaborasi adalah kunci utama dalam penanganan darurat di wilayah perairan dan pesisir.

Aksi tanggap ini menjadi contoh nyata bahwa fungsi kepolisian tidak hanya tentang penegakan hukum, tetapi juga tentang menjadi pertolongan pertama yang diandalkan masyarakat, bahkan di tengah gugusan pulau yang terkenal seperti Gili Trawangan.

Penulis: RuslanEditor: TF

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *