GIANYAR, JADIKABAR.COM – Atmosfer perayaan dan tekanan kompetisi akan bertemu dalam satu malam ketika Bali United menjamu Persija Jakarta pada pekan ke-21 BRI Super League musim 2025/26, Minggu (15/2). Pertandingan di Stadion Kapten I Wayan Dipta itu terasa istimewa karena bertepatan dengan peringatan hari jadi ke-11 Bali United.
Laga ini dipandang sebagai momentum penting bagi tuan rumah untuk memperbaiki posisi klasemen sekaligus mempersembahkan kemenangan bagi suporter di hari ulang tahun klub. Namun persiapan tim tidak sepenuhnya berjalan mulus.
Pelatih kepala Johnny Jansen mengungkapkan bahwa kondisi cuaca di Bali dalam beberapa waktu terakhir turut memengaruhi ritme latihan tim. Selain itu, beberapa pemain harus menepi karena masalah kesehatan.
“Persiapan kami bagus namun situasi berbeda karena ada beberapa pemain yang sakit. Kami mempersiapkan semuanya dengan melihat bagaimana Persija Jakarta menyerang dan bertahan untuk mengantisipasi pergerakan lawan,” ujarnya.
Absennya sejumlah pemain seperti Brandon Wilson dan Mirza Mustafic membuat rotasi skuad menjadi perhatian tersendiri. Meski demikian, pelatih asal Belanda itu menegaskan mental tim tetap terjaga untuk mengamankan tiga poin di kandang.
“Saya berharap suporter bisa datang memberikan semangat dan energi buat kami agar meraih tiga poin di Stadion Dipta. Tim Bali United dan suporter saling terikat untuk mendukung setiap proses yang dibangun dengan kepercayaan dan kerja keras. Kami butuh kehadiran suporter untuk bisa meraih kemenangan bersama,” tuturnya.
Secara klasemen, Bali United saat ini berada di peringkat kesembilan dengan 28 poin. Sementara Persija menempati posisi ketiga dengan 41 poin. Selisih poin tersebut membuat pertandingan diprediksi berlangsung terbuka karena kedua tim sama-sama membutuhkan kemenangan setelah hasil yang kurang maksimal di pekan sebelumnya.
Johnny Jansen menilai Persija sebagai salah satu tim dengan transisi permainan terbaik di kompetisi musim ini.
“Persija tim yang bagus di Indonesia. Mereka memiliki transisi yang baik saat pertemuan kami di putaran pertama lalu. Laga akan menjadi menarik dan semoga kami bisa menang di rumah,” pungkasnya.
Di luar aspek kompetitif, pertandingan ini juga menjadi simbol perjalanan Bali United yang dalam satu dekade terakhir berkembang menjadi salah satu kekuatan stabil di sepak bola nasional. Dukungan publik Dipta diperkirakan menjadi faktor penting dalam menentukan hasil akhir laga malam nanti.












