BANGKALAN, JADIKABAR.COM – Pernyataan tegas Wakil Bupati Bangkalan terkait pengawasan dana Bantuan Operasional Sekolah (BOS) mendapat respons positif dari kalangan praktisi pendidikan. Dukungan penuh salah satunya datang dari Praktisi Pendidikan Bangkalan Suraji, M.Pd., yang menilai sikap tersebut sebagai langkah nyata dalam mewujudkan transparansi dan profesionalisme di sekolah.
Pesan Kuat Lawan Pungli Menurut Suraji, ketegasan pemerintah daerah memberikan rasa aman bagi pihak sekolah dalam mengelola anggaran negara. Ia menganggap hal ini sebagai perlindungan bagi kepala sekolah dan bendahara dari tekanan pihak luar.
“Ini adalah pesan yang sangat kuat. Kami di sekolah merasa dilindungi dan dikuatkan untuk menolak segala bentuk pungli (pungutan liar). Dana BOS harus murni untuk kepentingan pendidikan dan siswa,” tegas Suraji.
Ia menambahkan bahwa selama ini dunia pendidikan membutuhkan jaminan integritas agar fokus utama tetap terjaga, yakni mencerdaskan siswa tanpa adanya beban penyimpangan anggaran.
“Momentum ini tidak hanya berhenti pada pernyataan semata, tetapi menjadi komitmen jangka panjang bagi seluruh satuan pendidikan di Kabupaten Bangkalan.”Jelasnya
Titik Tolak Integritas Kegiatan Halal Bihalal yang menjadi latar belakang pernyataan tersebut kini dipandang sebagai titik balik penguatan moral bersama. Harapannya, dunia pendidikan di Bangkalan dapat benar-benar bersih dari praktik korupsi dan pungli.”Tutupnya. (ED)












