Daerah  

Gardu Meledak di Burneh, Aliran Listrik di Puluhan Desa Bangkalan Padam

Avatar photo
Gardu Meledak di Burneh, Aliran Listrik di Puluhan Desa Bangkalan Padam
Gardu Meledak di Burneh, Aliran Listrik di Puluhan Desa Bangkalan Padam

BANGKALAN, JADIKABAR – Puluhan desa yang tersebar di Kecamatan Burneh, Socah, dan Kamal mengalami pemadaman listrik total pada Kamis (22/1/2026) malam. Gangguan ini dipicu oleh korsleting hebat yang disertai ledakan di gardu listrik Desa Langkap, tepatnya di area Pondok Pesantren (PP) Darul Hikmah.

Peristiwa bermula sekitar pukul 18.30 WIB. Syakur, salah seorang santri di PP Darul Hikmah, memberikan kesaksian bahwa korsleting di tiang listrik depan pondoknya sebenarnya sudah sering terjadi. Namun, kali ini dampaknya jauh lebih besar.

“Kalau korsleting memang sering, tapi tadi sampai ada bunyi ledakan dua kali dan memercikkan api,” tutur Syakur kepada media.

Keluhan Warga

Pemadaman ini memicu gelombang protes dari warga terdampak. Junaidi, warga Desa Pendabah, mengungkapkan kekecewaannya terhadap kualitas layanan PLN. Ia menyebut dalam sepekan, listrik bisa padam hingga lima kali dengan durasi pemulihan 2-3 jam.

“Pernah padam sampai 17 jam lebih. Ini merugikan masyarakat. Jangan hanya saat penagihan pembayaran saja yang cepat, tapi kalau ada gangguan harusnya juga cepat ditangani,” tegas Junaidi.

Merespons situasi tersebut, Kepala ULP PLN Bangkalan, Nasir, membenarkan adanya gangguan teknis akibat ledakan gardu di wilayah Desa Langkap. Ia memastikan tim teknis sudah dikerahkan ke lokasi untuk melakukan perbaikan.

Beberapa poin utama penjelasan pihak PLN:

Prioritas Pemulihan: Petugas sedang mengupayakan agar aliran listrik di Desa Pendabah dan Buluh bisa menyala lebih awal.

Faktor Cuaca: Gangguan yang kerap terjadi belakangan ini dipicu oleh cuaca ekstrem, di mana banyak pohon tumbang atau dahan yang mengenai jaringan kabel listrik.

Permohonan Maaf Pihak PLN meminta maaf atas ketidaknyamanan yang dialami pelanggan dan berjanji akan mempercepat proses penanganan di lapangan.

Hingga berita ini diturunkan, petugas PLN masih berada di lokasi untuk melakukan pengecekan menyeluruh guna memastikan stabilitas aliran listrik di tiga kecamatan terdampak.”Tutupnya

Penulis: EdiEditor: Redaksi

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *