OKI, JadiKabar.com – Akses Jalan Lintas Timur (Jalintim) di Desa Dabuk Rejo, Kecamatan Lempuing, Kabupaten Ogan Komering Ilir (OKI), Sumatera Selatan, tampak mulus ketika dilintasi. Namun kemulusan itu kerap menipu. Setiap memasuki musim hujan, jalur ini menjadi salah satu titik rawan kecelakaan lalu lintas, terutama bagi pengemudi dump truck dan kendaraan berat lain yang kerap terguling di luar batas aspal.
Seorang pengendara roda dua, Hilman (50), yang ditemui wartawan pada Selasa (09/12/2025) sore, mengungkapkan bahwa insiden kendaraan berat tersungkur bukan hal asing di lokasi tersebut.
“Sering sekali dump truck atau puso tersiring atau terbalik di luar jalur. Barang bawaannya sampai berserakan ke jalan,” jelas Hilman.
Menurut warga dan pengguna jalan, kecelakaan di titik ini tidak mengenal jam. Pagi, siang, sore, hingga malam, risiko tetap mengintai. Faktor kelelahan, kondisi jalan yang licin saat hujan, hingga bahaya bahu jalan yang dalam, disebut menjadi pemicu terbesar.
Hilman mengingatkan, para sopir maupun pengendara umum wajib menjaga kondisi fisik dan kewaspadaan penuh agar tidak terjebak pada “jebakan visual” jalan yang tampak mulus, namun menyimpan bahaya di sisi kiri-kanannya.
Warga berharap instansi terkait segera melakukan pemasangan rambu peringatan, marka jalan, hingga perbaikan sisi jalur untuk mencegah kecelakaan berulang.
“Kami minta dipasang rambu-rambu di jalur ini. Biar bisa mengurangi kecelakaan,” tutup Hilman.
Fenomena kecelakaan berulang di Jalintim menunjukkan perlunya evaluasi konstruksi bahu jalan dan penguatan sistem keselamatan, terutama menjelang musim hujan yang kerap meningkatkan potensi bahaya.
Reporter: Sihabbudin Nst












