Berita  

Kecelakaan Beruntun di Jalan Prof Hamka Semarang, Tiga Orang Luka, Tidak Ada Korban Jiwa

Avatar photo
Kondisi truk kontainer terguling usai kecelakaan di Jalan Prof. Hamka Semarang
Kondisi truk kontainer terguling usai kecelakaan di Jalan Prof. Hamka Semarang foto Istimewa

SEMARANG, Jadikabar.com – Kecelakaan beruntun terjadi di Jalan Prof Hamka, tepatnya di turunan Silayur, Kecamatan Ngaliyan, Kota Semarang, Jumat (10/4/2026) pagi. Insiden tersebut melibatkan satu truk kontainer, mobil Toyota Yaris, dan sebuah kendaraan pick up.

Berdasarkan informasi yang dihimpun, kecelakaan bermula saat truk kontainer melaju dari arah Mijen menuju pusat Kota Semarang. Saat memasuki turunan yang dikenal rawan kecelakaan, kendaraan diduga kehilangan kendali.

Truk kemudian menabrak mobil di depannya hingga terpental, sebelum kembali menghantam kendaraan lain di tepi jalan. Laju kendaraan baru berhenti setelah menabrak pembatas jalan dan akhirnya terguling hingga menutup sebagian badan jalan.

Pihak kepolisian memastikan bahwa tidak ada korban jiwa dalam peristiwa tersebut. Namun, beberapa korban mengalami luka-luka dan telah mendapatkan penanganan medis.

“Tidak ada korban meninggal dunia. Tiga orang mengalami luka dan sudah dibawa ke rumah sakit,” ujar Kasat Lantas Polrestabes Semarang, AKBP Yunaldi.

Informasi tersebut juga diperkuat dari laporan lapangan yang menyebutkan sedikitnya tiga korban harus menjalani perawatan akibat luka yang dialami.

Hingga saat ini, penyebab pasti kecelakaan masih dalam proses penyelidikan. Dugaan sementara mengarah pada kemungkinan rem blong saat kendaraan melintas di jalur turunan.

Selain itu, aparat juga mendalami kemungkinan adanya pelanggaran jam operasional kendaraan berat di lokasi kejadian.

Turunan Silayur di Jalan Prof Hamka memang dikenal sebagai salah satu titik rawan kecelakaan di Kota Semarang, khususnya bagi kendaraan besar seperti truk.

Struktur jalan yang menurun cukup tajam kerap menjadi tantangan bagi pengemudi, terutama jika kendaraan tidak dalam kondisi prima atau melanggar aturan operasional.

Pasca kejadian, petugas gabungan dari kepolisian, TNI, dan Dinas Perhubungan langsung melakukan evakuasi kendaraan menggunakan alat berat.

Akibat insiden tersebut, arus lalu lintas sempat mengalami kemacetan panjang karena badan jalan tertutup truk yang terguling. Namun, setelah proses evakuasi dilakukan, kondisi lalu lintas perlahan kembali normal.

Pihak kepolisian mengimbau para pengemudi, khususnya kendaraan berat, untuk selalu memeriksa kondisi kendaraan sebelum berkendara serta mematuhi aturan jam operasional.

Keselamatan berkendara dinilai menjadi faktor utama dalam mencegah terjadinya kecelakaan serupa di masa mendatang.

Penulis: RyoEditor: Red

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Hubungi