Berita  

Kecelakaan Beruntun di Turunan Silayur Semarang, Truk Kontainer Diduga Rem Blong Tabrak Dua Kendaraan

Avatar photo
Kecelakaan Beruntun di Turunan Silayur Semarang, Truk Kontainer Diduga Rem Blong Tabrak Dua Kendaraan
Foto Artikel Kecelakaan Beruntun di Turunan Silayur Semarang, Truk Kontainer Diduga Rem Blong Tabrak Dua Kendaraan

SEMARANG, JADIKABAR.COM – Kecelakaan beruntun terjadi di Jalan Prof. Hamka, Kecamatan Ngaliyan, Kota Semarang, Jawa Tengah, Jumat (10/4/2026) sekitar pukul 09.30 WIB. Insiden yang terjadi di kawasan turunan Silayur tersebut melibatkan tiga kendaraan, yakni truk kontainer, mobil Toyota Yaris, dan sebuah pick up.

Berdasarkan informasi yang dihimpun di lokasi, kecelakaan bermula saat truk kontainer melaju dari arah Mijen menuju pusat Kota Semarang. Saat memasuki turunan Silayur, kendaraan besar tersebut diduga mengalami kendala teknis hingga kehilangan kendali.

Truk kemudian menabrak mobil Yaris berwarna merah hingga terpental. Setelah itu, truk kembali menghantam sebuah kendaraan pick up yang berada di tepi jalan. Laju kendaraan baru terhenti setelah menabrak tiang listrik dan akhirnya terguling, menutup sebagian badan jalan.

Petugas gabungan dari kepolisian, TNI, dan Dinas Perhubungan langsung melakukan penanganan di lokasi kejadian. Sedikitnya tiga orang dilaporkan mengalami luka dan telah dilarikan ke rumah sakit untuk mendapatkan perawatan medis.

Babinsa Kecamatan Ngaliyan, Serda Musthofa, membenarkan adanya korban dalam peristiwa tersebut.

“Dari atas (truk kontainer), ada korban luka. Sekitar tiga orang sudah dibawa ke rumah sakit,” ujarnya di lokasi.

Hingga pukul 10.37 WIB, proses evakuasi truk kontainer masih berlangsung dan arus lalu lintas di sekitar lokasi mengalami kepadatan.

Pihak kepolisian menyatakan bahwa penyebab pasti kecelakaan masih dalam proses penyelidikan. Dugaan sementara mengarah pada kemungkinan rem blong, namun belum dapat dipastikan.

Kasubnit Gakkum Satlantas Polrestabes Semarang, Iptu Novita Chandra, menyampaikan bahwa pihaknya masih melakukan pendalaman.

“Untuk kronologi lengkap, masih dalam penyelidikan. Nanti kami sampaikan setelah proses selesai,” ujarnya.

Sementara itu, seorang saksi mata bernama Rehan, yang juga merupakan sopir truk di lokasi, menyebut bahwa kendaraan kontainer melaju di jalur kiri sebelum kecelakaan terjadi.

“Katanya ada yang rem blong, ada juga yang bilang lawan arah, tapi pastinya kurang tahu,” ungkapnya.

Peristiwa ini kembali menjadi pengingat pentingnya pemeriksaan kendaraan, khususnya bagi angkutan berat yang melintasi jalur menurun dan rawan kecelakaan.

Pihak berwenang mengimbau para pengemudi untuk memastikan kondisi kendaraan dalam keadaan prima sebelum beroperasi, serta mematuhi aturan lalu lintas demi keselamatan bersama. (Ryo)

Penulis: RyoEditor: Redaksi

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Hubungi