Kota Cirebon, JadiKabar. Com– Dalam upaya meningkatkan kesiapsiagaan terhadap potensi bahaya kebakaran di lingkungan masyarakat, Babinsa Kelurahan Lemahwungkuk Koramil 1403/Lemahwungkuk Kodim 0614/Kota Cirebon Sertu Mu’ammar melaksanakan monitoring sekaligus mengikuti kegiatan pelatihan pemadaman kebakaran yang diberikan oleh petugas Pemadam Kebakaran (Damkar) Kota Cirebon kepada para security dan pengurus Gereja GBI Calvary.
Kegiatan pelatihan tersebut dilaksanakan di halaman Gereja GBI Calvary yang beralamat di Jl. Yos Sudarso No. 44 Kelurahan Lemahwungkuk, Kecamatan Lemahwungkuk, Kota Cirebon. Pelatihan ini bertujuan untuk memberikan pengetahuan serta keterampilan dasar kepada para petugas keamanan dan pengurus gereja dalam menghadapi situasi darurat kebakaran.
Dalam kegiatan tersebut, petugas Damkar Kota Cirebon memberikan materi mengenai teori penggunaan dan perawatan Alat Pemadam Api Ringan (APAR), termasuk pengenalan berbagai jenis APAR yang umum digunakan. Peserta juga mendapatkan penjelasan mengenai fungsi serta cara penggunaan APAR jenis tabung Powder dan CO2 yang sering digunakan untuk memadamkan api pada tahap awal kebakaran.
Selain penyampaian materi teori, kegiatan juga dilanjutkan dengan simulasi praktik langsung penggunaan APAR. Para peserta diberi kesempatan untuk mencoba cara mengoperasikan alat pemadam api ringan dengan benar, mulai dari teknik memegang, membuka pengaman, hingga cara mengarahkan semprotan ke sumber api.
Babinsa Kelurahan Lemahwungkuk Sertu Mu’ammar mengatakan bahwa kegiatan pelatihan seperti ini sangat penting untuk meningkatkan kesiapsiagaan masyarakat, khususnya para petugas keamanan yang berada di lingkungan fasilitas umum dan tempat ibadah.
“Dengan adanya pelatihan ini diharapkan para security dan pengurus gereja memiliki pengetahuan serta keterampilan dasar dalam penanganan awal kebakaran, sehingga apabila terjadi keadaan darurat dapat segera melakukan tindakan cepat sebelum api membesar,” ujarnya.
Ia juga menambahkan bahwa Babinsa akan terus mendukung kegiatan yang berkaitan dengan peningkatan keselamatan dan keamanan lingkungan masyarakat di wilayah binaannya.
Kegiatan pelatihan berlangsung dengan tertib, aman, dan penuh antusias dari para peserta yang mengikuti setiap tahapan materi hingga simulasi pemadaman api. Diharapkan melalui kegiatan ini, kesadaran serta kemampuan masyarakat dalam pencegahan dan penanganan kebakaran sejak dini dapat semakin meningkat.












