PASAMAN BARAT, JADIKABAR.COM – Dewan Pimpinan Cabang (DPC) Partai Persatuan Pembangunan (PPP) Kabupaten Pasaman Barat menggelar Pendidikan Politik dengan tema “Mempersiapkan Generasi Penerus yang Berjiwa Nasionalis dan Berintegritas: Merawat Persatuan dengan Pembangunan Jalan Pulang Menuju Kakbah”.
Acara berlangsung di Sekretariat DPC PPP, Lampu Merah Kampung Cubadak, Nagari Lingkuang Aua, Kecamatan Pasaman, Kabupaten Pasaman Barat, Sumatera Barat.
Kegiatan ini diikuti oleh sekitar 50 mahasiswa dari kampus ITS Katulistiwa Yappas dan mahasiswa dari kampus IAI Yaptip.
Kehadiran mereka mencerminkan semangat generasi muda untuk memahami politik sebagai sarana membangun bangsa.
Ketua panitia, Hendrizon, dalam sambutannya menegaskan bahwa pendidikan politik ini bukan sekadar forum diskusi, melainkan wadah pembinaan generasi muda.
“Pendidikan politik ini bukan sekadar forum diskusi, tetapi wadah untuk menanamkan nilai nasionalisme dan integritas kepada generasi penerus. Kami berharap mahasiswa yang hadir dapat menjadi agen perubahan di tengah masyarakat, menjaga persatuan, dan mengedepankan pembangunan yang berlandaskan moral serta agama,” ungkapnya.
Pesan Hendrizon menjadi pembuka yang kuat, menekankan pentingnya peran mahasiswa sebagai penggerak perubahan sosial. Hal ini kemudian diperkuat oleh pemateri utama, Eko Putra, S.E., M.M., Dosen ITS Katulistiwa Yappas, yang menguraikan tentang peran mahasiswa dalam menjaga persatuan bangsa.
“Mahasiswa adalah generasi penerus yang akan menentukan arah bangsa. Dengan nasionalisme dan integritas, mereka bisa menjadi motor penggerak pembangunan yang merawat persatuan,” jelasnya.
Materi Eko Putra memberikan perspektif akademis sekaligus praktis, menekankan bahwa pembangunan bangsa tidak bisa dilepaskan dari nilai religius dan nasionalisme yang kokoh.
Sementara itu, Ustadz Yulisamarhan, S.Ag. menambahkan dimensi spiritual dalam pendidikan politik ini. Ia menekankan pentingnya identitas diri sebagai fondasi moral.
“Setiap kita harus punya program. Identitas diri bukan hanya soal nama, tetapi tentang arah hidup yang kita pilih untuk memberi manfaat bagi orang lain,” ujarnya penuh motivasi.
Kehadiran jajaran pengurus DPC PPP Pasaman Barat, di antaranya Wakil Ketua OKK1 Hendrizon, Yulhendri, dan Suhaidi, memperkuat dukungan organisasi terhadap kegiatan ini.
Suasana kegiatan berlangsung hangat dan penuh semangat. Mahasiswa aktif berdiskusi, mengajukan pertanyaan, serta berbagi pandangan mengenai tantangan kebangsaan di era modern.
Diskusi yang terjadi diharapkan mampu membentuk pola pikir yang lebih matang dalam menyikapi dinamika politik dan sosial. Mahasiswa tidak hanya diajak memahami teori, tetapi juga meneguhkan identitas diri dan integritas sebagai calon pemimpin masa depan.
Dengan terselenggaranya pendidikan politik ini, DPC PPP Pasaman Barat menegaskan komitmennya untuk merawat persatuan bangsa melalui pembinaan generasi muda. Momentum ini menjadi langkah nyata dalam menyiapkan pemimpin masa depan yang tidak hanya cerdas, tetapi juga berkarakter dan berlandaskan nilai moral serta religius. (SKL)












