Lamongan, Jadikabar – DPD PSI Lamongan 1 Maret 2026 kembali menggelar kegiatan konsolidasi bulanan yang menjadi ajang untuk menyatukan langkah seluruh jajaran pengurus. Momentum Ramadan membuat konsolidasi kali ini terasa lebih hangat, dengan rangkaian acara Buka Bersama sekaligus Penguatan Kader DPC.
Kegiatan tersebut dihadiri oleh Pengurus DPD dan seluruh Pengurus DPC se-Kabupaten Lamongan, yang datang dari berbagai kecamatan dengan semangat memperkokoh barisan. Kehadiran para pengurus dari 27 kecamatan ini menjadi bukti bahwa konsolidasi internal tetap menjadi prioritas utama dalam menjaga ritme gerak organisasi.
Ketua DPD, H. Ahmad Shandy, dalam sambutannya menegaskan bahwa kegiatan ini bukan sekadar pertemuan rutin, tetapi menjadi ruang strategis untuk menyelaraskan arah gerak partai. Ia menggarisbawahi pentingnya sinergi, terutama di bulan suci Ramadan, sebagai momentum memperkuat nilai-nilai solidaritas dan kerja kolektif.
“Kegiatan ini merupakan agenda rutin bulanan. Namun, dalam suasana Ramadan ini, kami berharap seluruh kader semakin menguatkan komitmen untuk menjadi partai yang solid, kuat, dan mampu memberi manfaat nyata bagi sesama,” ujar Ketua DPD dalam sesi pengarahan.
Dalam forum tersebut, DPD PSI Lamongan juga menyampaikan capaian penting terkait perkembangan pembangunan organisasi di daerah. Saat ini, 100% kepengurusan di tingkat DPC pada 27 kecamatan telah resmi terbentuk.
Sementara itu, pembentukan kepengurusan di tingkat desa/kelurahan telah mencapai 78% dari total 474 desa/kelurahan di Kabupaten Lamongan. Capaian ini menunjukkan progres signifikan, dan DPD menargetkan bahwa pembentukan struktur di seluruh desa dan kelurahan dapat tuntas sepenuhnya paling lambat pada April 2026. Tahap ini menjadi fondasi utama bagi PSI dalam memperluas jaringan politik hingga menjangkau masyarakat di akar rumput.
Lebih jauh, konsolidasi ini juga menjadi ajang evaluasi terhadap dinamika organisasi di masing-masing kecamatan. Pengurus DPC diberikan kesempatan menyampaikan laporan perkembangan, tantangan di lapangan, serta strategi pendekatan kepada masyarakat yang dinilai efektif. Dengan pola komunikasi dua arah seperti ini, DPD berharap setiap kebijakan yang diambil benar-benar sesuai dengan kebutuhan riil di tingkat bawah.
Dalam arahannya, Ketua DPD menambahkan bahwa setelah tingkat desa dan kelurahan, PSI Lamongan kini memprioritaskan pembentukan kepengurusan hingga tingkat TPS atau dusun. Langkah ini dinilai penting untuk memastikan bahwa struktur organisasi tidak hanya terbentuk secara administratif, tetapi juga bekerja aktif dalam menjalin komunikasi dan hadir dalam kebutuhan masyarakat sehari-hari.
“Hari ini kita juga fokus pada pendirian pengurus tingkat TPS atau dusun untuk penguatan jaringan. Struktur yang kuat hingga tingkat paling bawah adalah kunci untuk membangun partai yang responsif dan dekat dengan masyarakat,” tegasnya.
Penegasan tersebut disambut antusias para kader yang hadir. Mereka menilai bahwa penguatan hingga tingkat TPS akan menjadi langkah strategis dalam memperluas jangkauan sekaligus memperdalam kedekatan dengan warga. Dengan struktur yang menyentuh langsung lingkungan terkecil, partai diharapkan mampu bergerak lebih cepat dan tepat sasaran.
Acara konsolidasi ini juga menghadirkan sesi diskusi internal yang membahas strategi partai dalam memperkuat kehadiran di tengah masyarakat, khususnya selama bulan Ramadan. Pengurus DPC berbagi pengalaman mengenai program sosial, kegiatan keagamaan, hingga inisiatif kolaboratif di tingkat kecamatan yang dinilai mampu meningkatkan citra positif partai.
Selain menjadi forum perencanaan, kegiatan ini juga mempererat hubungan emosional antar kader. Suasana buka bersama menghadirkan kehangatan tersendiri, menciptakan ruang kebersamaan yang memperkuat rasa memiliki terhadap organisasi. Dengan semangat Ramadan yang penuh kebersamaan, DPD PSI Lamongan berharap soliditas internal semakin kokoh dan langkah politik ke depan semakin terarah serta terukur.












