Tanjab Timur, Jadikabar.com – Genap satu tahun memimpin Kabupaten Tanjung Jabung Timur, pasangan Bupati dan Wakil Bupati Hj Dillah Hikmah Sari – Muslimin Tanja mencatatkan sejumlah capaian signifikan melalui 18 Program Prioritas dalam visi Merata (Membangun Bersama Rakyat untuk Sejahtera).
Perjalanan tahun pertama tidaklah mudah. Sebelum resmi dilantik pada 20 Februari 2025, Presiden Prabowo Subianto menerbitkan Instruksi Presiden Nomor 1 Tahun 2025 tentang efisiensi belanja APBN dan APBD. Dampaknya, Pemkab Tanjabtim harus memangkas rencana belanja hingga Rp87 miliar, terdiri dari DAK Jalan Rp33 miliar dan DAU Infrastruktur Rp54 miliar.
Kondisi ini sempat mengancam realisasi program infrastruktur, khususnya pembangunan tanggul yang menjadi prioritas utama. Bahkan, kemampuan awal APBD hanya diproyeksikan mampu membangun 60,15 kilometer tanggul dari target minimal 200 kilometer per tahun.
Namun melalui strategi kolaborasi dan sinergi lintas sektor, sejumlah capaian justru melampaui target.
Program 1000 Kilometer Tanggul yang ditargetkan 200 km per tahun berhasil direalisasikan sepanjang 357,21 kilometer atau 178,60 persen dari target, tersebar di 62 lokasi.
Program Bedah 1000 Rumah juga menunjukkan progres signifikan. Dari target 200 unit per tahun, terealisasi 433 unit rumah pada 2025.
Melalui Program Bening Desaku, pemerintah membangun 71 unit sumur bor, 206 unit SPAM, serta 786 sambungan rumah. Hingga kini, sebanyak 143.759 penduduk telah terlayani akses air minum.
Program Menyala Desaku yang berkolaborasi dengan PetroChina International Jabung Ltd menghadirkan 776 lampu penerangan jalan umum dan pembangunan jaringan listrik sepanjang 8.100 meter di Kecamatan Geragai dan Nipah Panjang.
Program Universal Health Coverage (UHC) yang semula ditargetkan tercapai pada 2027, berhasil direalisasikan 100 persen pada 2025. Seluruh warga ber-KTP Tanjabtim kini dijamin akses kesehatannya. Bupati Dillah juga menerima penghargaan UHC Awards 2026 kategori Madya.
Di sektor pendidikan, alokasi anggaran mencapai 24,24 persen, melampaui ketentuan minimal 20 persen. Sepanjang 2025 terealisasi 149 paket pekerjaan fisik serta bantuan 10.023 stel seragam gratis bagi siswa TK, SD dan SMP sederajat.
Sebagai kawasan swasembada pangan dalam RPJMN 2025–2030, produksi gabah mencapai 24.411 ton. Komoditas cabai terealisasi 82,5 ton dengan luas tanam 110 hektare, sementara panen jagung mencapai 407 hektare dari target 315 hektare.
Penguatan UMKM dilakukan melalui pelatihan berbasis teknologi AI, pengadaan Mobil UMKM, bantuan usaha hingga penguatan legalitas dan branding produk.
Program Nelayan Sejahtera dengan bantuan kapal 10 GT berbasis kelompok telah direalisasikan. Sementara program asuransi bagi nelayan, ternak dan lahan sawah sedang dalam tahap pelaksanaan.
Di sektor telekomunikasi, jumlah blank spot berhasil ditekan dari 17 titik menjadi 8 titik pada 2025. Delapan menara telekomunikasi baru dibangun sehingga total kini mencapai 118 menara.
Dalam tata kelola keuangan, Pemkab Tanjabtim kembali meraih opini Wajar Tanpa Pengecualian (WTP) dari BPK RI serta mempertahankan predikat Informatif dalam keterbukaan informasi publik.
Di tengah tekanan efisiensi anggaran nasional, capaian tahun pertama ini menjadi indikator bahwa visi Merata mulai menunjukkan hasil konkret. Pemerintahan Dillah–Muslimin menegaskan komitmen untuk terus memperkuat sinergi dengan pemerintah provinsi dan pusat demi menjaga konsistensi pembangunan di Kabupaten Tanjung Jabung Timur.












