Daerah  

Tingkatkan Kualitas Kinerja, Dinas KBP3A Bangkalan Terapkan Standar Baru Penilaian Balai Penyuluhan

Avatar photo
Tingkatkan Kualitas Kinerja, Dinas KBP3A Bangkalan Terapkan Standar Baru Penilaian Balai Penyuluhan

BANGKALAN, JadiKabar. Com– Dinas Keluarga Berencana, Pemberdayaan Perempuan, dan Perlindungan Anak (KBP3A) Kabupaten Bangkalan kembali menggelar agenda rutin tahunan pemberian penghargaan bagi Balai Penyuluhan KB. Namun, ada yang berbeda pada tahun ini; sistem penilaian kini dibuat lebih komprehensif dengan menggabungkan berbagai indikator menjadi satu kesatuan.

Kepala Dinas KBP3A Bangkalan, Sudiyo, mengungkapkan bahwa perubahan skema ini bertujuan untuk menciptakan keadilan dalam penilaian. Menurutnya, pada tahun-tahun sebelumnya, sebuah balai bisa memenangkan kategori tertentu namun ternyata memiliki kelemahan fatal di aspek lainnya.

“Tahun lalu banyak kategori, tapi kami evaluasi lagi. Ada balai yang capaian akseptor atau kontrasepsinya terbaik, tapi manajemennya lemah dan target lainnya tidak tercapai. Itu rasanya tidak adil. Maka tahun ini, semua aspek kita rangkum jadi satu,” ujar Sudiyo Rabu(28/01/2025)

Sudiyo menekankan bahwa penghargaan ini bukan sekadar seremonial, melainkan instrumen untuk meningkatkan motivasi kerja.

“Kita ingin mereka merasa diperhatikan dan diawasi, sehingga muncul dorongan dari diri sendiri untuk bekerja lebih baik lagi,” imbuhnya.

Selain evaluasi tahunan, Dinas KBP3A juga rutin melakukan monitoring dan evaluasi (monev) setiap tiga bulan sekali secara acak ke 8 hingga 9 balai.

“Fokus pembinaan diberikan kepada balai-balai yang kinerjanya masih rendah, sementara balai yang sudah berprestasi tetap dikunjungi untuk menjaga komitmen mereka.”Jelasnya

Dalam pengumuman pemenang, Balai Penyuluhan Socah kembali berhasil mempertahankan posisi juara pertama, disusul oleh sejumlah “wajah baru” pada posisi juara kedua dan ketiga.

Di sisi lain, Sudiyo juga menanggapi kondisi kantor penyuluh di wilayah Tragah dan Tanah Merah yang dianggap kurang layak. Meski lahan sudah tersedia, kendala anggaran menjadi penghambat utama pembangunan gedung baru.

“Sudah kami usulkan beberapa kali namun belum lolos (anggaran). Tapi bagaimanapun, itu adalah aset negara dan pasti akan dibangun. Kami terus mengupayakan agar sarana prasarana tersebut segera terealisasi,” tutupnya

Penulis: EdiEditor: Redaksi

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *