Simalungun, Jadikabar.com – Pemerintah Kabupaten Simalungun bersama Kodim 0207/Simalungun terus memantapkan persiapan pelaksanaan program TNI Manunggal Membangun Desa (TMMD) Ke-127 Tahun 2026. Program terpadu lintas sektoral ini mengusung tema “TMMD Satukan Langkah, Membangun Negeri dari Desa,” sebagai wujud nyata kolaborasi TNI dan pemerintah daerah dalam mempercepat pembangunan pedesaan.
Langkah awal ditandai dengan pelaksanaan rapat koordinasi yang berlangsung pada Rabu (14/01/2026) di Ruang Puskodal Kodim 0207/SML, Makoramil 08/Siantar, Jalan Asahan, Kecamatan Siantar, Kabupaten Simalungun, Sumatera Utara. Rapat ini menjadi forum strategis untuk memaparkan kesiapan teknis, memperoleh persetujuan komando atas, sekaligus menyerap masukan dari seluruh pemangku kepentingan agar pelaksanaan TMMD berjalan optimal.
Rapat koordinasi dipimpin oleh Dandim 0207/Sml Letkol Inf Gede Agus Dian Pringgana dan dihadiri Sekretaris Daerah Kabupaten Simalungun Mixnon Andreas Simamora selaku perwakilan Bupati Simalungun. Hadir pula para pimpinan organisasi perangkat daerah (OPD) Pemkab Simalungun, unsur kecamatan dan nagori, serta jajaran Kodim 0207/Sml.
Dalam penjelasannya, Pasiter Kodim 0207/Sml Kapten Inf M. G. Sinaga menegaskan bahwa TMMD merupakan operasi bakti TNI yang dilaksanakan secara terintegrasi dan melibatkan berbagai unsur, mulai dari kementerian dan lembaga pusat, pemerintah daerah, hingga komponen masyarakat lainnya. Menurutnya, pendekatan lintas sektoral ini menjadi kunci keberhasilan TMMD dalam menjawab kebutuhan riil masyarakat.
Untuk tahun 2026, pelaksanaan TMMD di Kabupaten Simalungun diarahkan pada pembangunan akses jalan penghubung antara Nagori Limag dan Nagori Bahapal. Infrastruktur tersebut diharapkan mampu mendukung peningkatan produktivitas pertanian di Kecamatan Raya, sekaligus memperlancar mobilitas warga dalam menjalankan aktivitas ekonomi dan sosial.
Sejumlah sasaran fisik telah ditetapkan, di antaranya pembukaan badan jalan sepanjang 2.495 meter, pembangunan parit di sisi kiri dan kanan jalan, pengerasan jalan menggunakan telfort, pembangunan lima titik sumur bor, rehabilitasi lima unit Rumah Tidak Layak Huni (RTLH), penguatan ketahanan pangan seluas dua hektare, penanganan stunting bagi 100 orang, penanaman 2.000 batang pohon, serta pembangunan satu unit fasilitas Mandi, Cuci, Kakus (MCK).
Selain pembangunan fisik, TMMD Ke-127 juga mencakup berbagai kegiatan non-fisik, seperti sosialisasi wawasan kebangsaan, bela negara, penyuluhan hukum dan keamanan ketertiban masyarakat, edukasi bahaya narkoba, penyuluhan pertanian, program keluarga berencana dan kesehatan, serta pelayanan kesehatan melalui posyandu, posbindu, dan kegiatan Penyelenggaraan Tenaga Medis (PTM).
Melalui rangkaian kegiatan tersebut, TMMD diharapkan mampu memperkokoh kemanunggalan TNI dengan rakyat, menciptakan kondisi yang tangguh dan sinergis antara Kodim dan Pemkab, serta mempercepat laju pembangunan di Kabupaten Simalungun secara berkelanjutan.
Pelaksanaan TMMD Ke-127 dijadwalkan dimulai dengan upacara pembukaan pada 10 Februari 2026 di Lapangan Kantor Bupati Simalungun yang akan dibuka langsung oleh Bupati Simalungun. Selanjutnya, Tim Pengawas dan Evaluasi (Wasev) TMMD dari pusat akan melakukan kunjungan pada pekan ketiga Februari 2026 di lokasi TMMD Nagori Limag. Seluruh rangkaian kegiatan akan diakhiri dengan upacara penutupan pada 11 Maret 2026, bertempat di Lapangan Kantor Bupati Simalungun.
Dandim 0207/Sml Letkol Inf Gede Agus Dian Pringgana menyampaikan bahwa kerja sama antara Kodim 0207/Sml dan Pemkab Simalungun selama ini selalu terjalin solid dan harmonis. Ia optimistis TMMD Ke-127 dapat terlaksana secara maksimal dengan dukungan penuh pemerintah daerah, serta memberikan manfaat nyata bagi masyarakat luas.
Lebih lanjut, Dandim berharap pelaksanaan TMMD ini mampu meraih penghargaan yang nantinya diterima oleh Bupati Simalungun. Ia menjelaskan bahwa pembangunan sumur bor dalam program TMMD telah sejalan dengan program Kepala Staf Angkatan Darat, “Manunggal Air,” sehingga diharapkan memberikan dampak langsung bagi pemenuhan kebutuhan air bersih masyarakat dan mendapatkan penilaian positif dari pimpinan TNI AD.
Sementara itu, Sekretaris Daerah Simalungun Mixnon Andreas Simamora menegaskan komitmen Pemkab Simalungun untuk menyukseskan TMMD Ke-127. Ia menyampaikan bahwa program ini harus benar-benar memberikan manfaat bagi masyarakat, mendorong pertumbuhan ekonomi, serta mempermudah akses dan mobilisasi warga.
Untuk mendukung keberhasilan tersebut, Mixnon meminta seluruh OPD terkait agar berperan aktif dalam mempersiapkan kegiatan pendukung, seperti pasar murah, pameran UMKM, pelayanan kesehatan gratis, pembagian bantuan sembako bagi masyarakat kurang mampu dan anak stunting, serta kegiatan penanaman pohon yang akan dilaksanakan pada saat pembukaan TMMD.
Mixnon juga berharap keberhasilan TMMD di Simalungun nantinya dapat mengantarkan Bupati Simalungun menerima penghargaan di Mabes TNI, sebagai bentuk apresiasi atas sinergi dan kontribusi pemerintah daerah dalam membuka akses jalan penghubung antara Nagori Limag dan Nagori Bahapal.
Rapat koordinasi tersebut ditutup dengan diskusi bersama, dilanjutkan dengan sesi foto bersama dan ramah tamah. Kegiatan ini turut dihadiri jajaran Kodim 0207/SML, para kepala OPD Pemkab Simalungun, Camat Raya, Pangulu Nagori Limag, Pangulu Nagori Bahapal, serta para Babinsa. ( AN )












