Magelang, JADIKABAR.COM – Sebuah kecelakaan tunggal melibatkan truk bermuatan keramik dan plafon PVC terjadi di kawasan tanjakan Ketep, Kecamatan Sawangan, Kabupaten Magelang, Jumat (9/1/2025) sekitar pukul 11.00 WIB. Truk tersebut dilaporkan tidak kuat menanjak hingga akhirnya berjalan mundur dan menabrak bangunan milik warga.
Peristiwa itu terekam kamera warga dan videonya tersebar luas di media sosial. Dalam rekaman terlihat truk melaju mundur dengan kecepatan cukup tinggi sebelum masuk ke halaman rumah warga. Kendaraan baru berhenti setelah menghantam sebuah green house berisi burung peliharaan dan kemudian terguling.
Akibat kejadian tersebut, sebuah lampu penerangan jalan roboh dan satu unit sepeda motor terlihat tergeletak di dekat truk berwarna hijau itu. Beruntung, tidak ada korban jiwa dalam insiden tersebut.
Kanit Gakkum Satlantas Polresta Magelang, Iptu Ricky S Hartono, membenarkan kejadian itu. Ia menjelaskan kecelakaan terjadi di Jalan Raya Blabak–Ketep, tepatnya di Desa Ketep, Kecamatan Sawangan.
“Kecelakaan melibatkan truk Hino bernomor polisi AB 8127 BX yang dikemudikan oleh S (62), warga Karangmojo, Kabupaten Gunungkidul, DIY,” ujar Ricky saat dikonfirmasi.
Menurutnya, truk melaju dari arah Blabak menuju Ketep. Namun saat melintasi jalan menanjak di lokasi kejadian, kendaraan tidak mampu melanjutkan perjalanan.
“Truk tidak kuat menanjak, kemudian berjalan mundur dalam kondisi oleng ke kiri dan tidak terkendali. Kendaraan menabrak lampu penerangan jalan serta gubuk tanaman berisi burung, lalu terbalik,” jelasnya.
Sementara itu, Kepala Desa Ketep, Siswanto, menyampaikan truk tersebut rencananya akan mengirim material bangunan ke wilayah Desa Banyuroto.
“Informasinya saat di tanjakan truk memakai persneling dua, tapi tidak kuat. Ketika hendak dipindah ke gigi satu juga tidak sempat, mesin mati dan akhirnya mundur,” kata Siswanto.
Ia menambahkan, bangunan yang tertabrak merupakan bengkel tambal ban yang saat kejadian dalam kondisi sepi.
“Biasanya anak-anak sering bermain di situ, tapi saat kejadian kosong. Ada dua burung milik warga yang tergencet, termasuk burung yang bernilai cukup mahal,” pungkasnya.
Abrian Tamtama












