Berita  

Wali Murid, Tokoh Masyarakat, dan LSM Soroti Pemilihan Komite Baru SMAN 1 Rogojampi, Rencana Adukan ke DPRD

Avatar photo
Wali Murid, Tokoh Masyarakat, dan LSM Soroti Pemilihan Komite Baru SMAN 1 Rogojampi, Rencana Adukan ke DPRD
Tampak depan gedung SMAN 1 Rogojampi, lokasi polemik pemilihan komite baru.

Banyuwangi – Sejumlah wali murid SMAN 1 Rogojampi bersama tokoh masyarakat dan beberapa LSM di Kecamatan Rogojampi menyatakan akan membawa persoalan pemilihan komite sekolah ke DPRD Kabupaten Banyuwangi. Mereka menilai proses pemilihan ketua komite baru yang berlangsung pada Sabtu (10/11/2025) perlu mendapatkan klarifikasi karena dianggap tidak melibatkan perwakilan wali murid secara luas.

Menurut penjelasan para wali murid, rapat pemilihan komite hanya dihadiri sekitar 11 orang. Jumlah ini, menurut mereka, tidak merepresentasikan keseluruhan orang tua siswa yang seharusnya menjadi pemilih utama sebagaimana praktik umum dalam pemilihan komite sekolah. Beberapa peserta pertemuan juga mengungkapkan adanya indikasi bahwa sebagian orang yang hadir telah ditunjuk sebagai bagian dari struktur komite sebelumnya, serta belum dipilih secara terbuka melalui musyawarah atau pemungutan suara.

Ketua komite baru yang terpilih berinisial YSi, disebut-sebut merupakan mantan kepala sekolah. Salah satu anggota struktural lainnya berinisial YI, disebut merupakan warga Pakistaji yang aktif sebagai bendahara komite di sekolah lain. Para wali murid menilai hal ini perlu mendapatkan penjelasan resmi agar tidak menimbulkan kesalahpahaman di internal sekolah.

Sejumlah wali murid yang meminta pendampingan hukum kepada LSM menegaskan bahwa tujuan mereka bukan untuk memperkeruh suasana, tetapi untuk memastikan proses pemilihan komite berjalan sesuai aturan. Mereka berharap DPRD Banyuwangi dapat memfasilitasi hearing guna memastikan komite sekolah benar-benar menjadi penyalur aspirasi wali murid dan mitra strategis sekolah dalam meningkatkan kualitas pendidikan.

“Saya dan beberapa wali murid hanya ingin prosesnya jelas dan terbuka. Komite itu seharusnya mewakili suara kami semua,” ujar salah satu wali murid yang hadir dalam rapat pemilihan tersebut.

Pewarta: Iriek

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Hubungi