DENPASAR, Jadikabar.com – Alokasi Anggaran Dana Desa untuk Provinsi Bali pada 2026 tercatat mengalami penurunan signifikan. Total Dana Desa yang diterima Bali turun menjadi Rp565 miliar, dibandingkan Rp665,30 miliar pada tahun sebelumnya. Dampaknya, sejumlah desa, khususnya di Kota Denpasar dan Kabupaten Badung, ikut terjun bebas.
Kepala Kantor Wilayah Direktorat Jenderal Perbendaharaan (DJPb) Bali, Muhamad Mufti Arkan,
Rabu (28/1/2026)
Menyampaikan bahwa rata-rata dana desa yang diterima desa di wilayah Denpasar dan Badung kini menjadi rata-rata Rp300 juta. Angka ini jauh lebih rendah dibandingkan sebelumnya yang dapat mencapai sekitar Rp1 miliar per desa.
Menurut Mufti Arkan, selama ini Dana Desa memiliki peran penting dalam mendukung pembangunan di tingkat akar rumput. Pemanfaatannya mencakup pembangunan infrastruktur dasar, penguatan Badan Usaha Milik Desa (BUMDes), pengembangan pariwisata desa, hingga program ketahanan pangan dan perlindungan sosial.
Meski mengalami penurunan alokasi, Dana Desa dipastikan tetap menjadi instrumen strategis dalam menjaga denyut ekonomi pedesaan di Bali. Di tengah fluktuasi sektor pariwisata dan tekanan fiskal daerah, desa dinilai sebagai penopang stabilitas ekonomi masyarakat, terutama di wilayah yang tidak bergantung pada pariwisata massal.
Untuk itu, DJPb Bali mendorong agar Dana Desa pada 2026 lebih diarahkan ke program-program produktif. Fokus pengelolaan diharapkan menyasar sektor pertanian, pengolahan hasil lokal, serta penguatan UMKM berbasis desa.
“Jika dana desa dikelola secara produktif, dampaknya bisa langsung dirasakan oleh ekonomi rumah tangga masyarakat,”
ujar Mufti Arkan.
Ia menambahkan, dengan tantangan fiskal yang kian kompleks ke depan, peran desa diproyeksikan semakin strategis dalam menjaga ketahanan sosial dan ekonomi Bali dari level paling bawah.
Sebagai perbandingan, pada 2025 realisasi Dana Desa di Bali tercatat sebesar Rp665,20 miliar atau tumbuh 4,70 persen secara tahunan Capaian tersebut menjadikan Dana Desa sebagai salah satu komponen TKD yang masih menunjukkan tren positif pada tahun lalu.
Sumber: jadikabar.com












