PALEMBANG, JadiKabar. Com– Padepokan Silat Qolbun Salim Hikmah yang dipimpin oleh Gubes Mbah Rahmat resmi diresmikan pada Minggu (8/2/2026). Kegiatan peresmian tersebut digelar di halaman RT 70, Perindustrian I, KM 9, Kota Palembang, dan berlangsung dengan khidmat serta penuh nuansa persaudaraan.
Acara peresmian ini turut dihadiri oleh sejumlah perguruan silat, khususnya perguruan yang menekuni ilmu tenaga dalam, laduni, dan hikmah yang ada di Kota Palembang. Kehadiran berbagai perguruan tersebut menjadi simbol kuatnya semangat persatuan dan kebersamaan antarinsan persilatan.
Selain itu, tampak hadir Paguyuban Rahayu Sedulur Batin, sebuah wadah yang menaungi beberapa padepokan silat dengan visi dan misi yang sama, yakni menjaga persaudaraan, mempererat silaturahmi, serta melestarikan nilai-nilai luhur pencak silat. Paguyuban Sedulur Batin sendiri ditetuakan oleh sejumlah tokoh, di antaranya Abah Edi, Ki Maulana Ishak, Ki Maung Selawe, Iman Sikumbang, Ak Jun, Debby Komando, Mawardi So, Anton Subrata, Ade, dan Dudi, yang turut hadir dan memeriahkan acara.
Rangkaian acara peresmian diawali dengan penampilan Tari Tanggai sebagai pembuka, yang menambah kekhidmatan sekaligus memperkaya nuansa budaya lokal. Selanjutnya, panitia juga menggelar kegiatan santunan kepada anak yatim piatu sebagai bentuk kepedulian sosial Padepokan Qolbun Salim Hikmah terhadap masyarakat sekitar.
Usai pemberian santunan, acara dilanjutkan dengan makan bersama seluruh tamu undangan, mencerminkan kebersamaan dan keakraban antarperguruan silat. Puncak kegiatan ditandai dengan latihan bersama, yang menjadi momen penting untuk saling mengenal, berbagi pengalaman, serta mempererat tali silaturahmi antarpendekar.
Perwakilan Paguyuban Sedulur Batin, Ki Maung Selawe, saat ditemui awak media menyampaikan bahwa kegiatan seperti ini sangat positif dan patut diapresiasi.
“Selain menikmati rangkaian acara dari tuan rumah Padepokan Qolbun Salim Hikmah, kegiatan ini sangat penting untuk mempererat silaturahmi antarperguruan silat. Latihan bersama juga menjadi sarana untuk berkomunikasi dan saling bertukar kemampuan,” ujarnya.
Ia menambahkan, kegiatan peresmian dan latihan bersama semacam ini diharapkan dapat lebih sering dilaksanakan karena memiliki banyak manfaat, tidak hanya bagi perguruan silat, tetapi juga bagi persatuan dan keharmonisan di tengah masyarakat.
Adapun perwakilan Paguyuban Sedulur Batin yang turun langsung ke lapangan dalam kegiatan ini di antaranya Abah Edi dan Ki Maung Selawe, yang turut aktif mengikuti rangkaian acara hingga selesai. Kegiatan kemudian ditutup dengan doa bersama, sebagai ungkapan rasa syukur, sebelum seluruh peserta kembali ke tempat masing-masing dengan penuh kehangatan dan kebersamaan.












