Putri Dwi Cahyati Dorong Promosi Desa Wisata Lewat Kekuatan Media Sosial

Avatar photo
Model sekaligus influencer muda, Putri Dwi Cahyati

MALANG, JadiKabar.com – Upaya pengembangan desa wisata terus mendapat dukungan dari berbagai kalangan, termasuk figur publik di dunia digital. Model sekaligus influencer muda, Putri Dwi Cahyati, menyatakan kesiapannya untuk ambil bagian dalam mempromosikan potensi desa wisata di Indonesia.

Perempuan kelahiran Yogyakarta yang memiliki garis keturunan Indonesia–Belanda ini dikenal aktif di media sosial dan kerap terlibat dalam berbagai proyek promosi. Pengalamannya sebagai brand ambassador dan model iklan komersial menjadi modal kuat dalam membangun citra positif destinasi melalui konten kreatif yang menjangkau generasi muda.

Menurut Putri, desa wisata di Indonesia memiliki kekayaan luar biasa, mulai dari panorama alam, tradisi budaya, hingga produk lokal yang unik. Ia menilai potensi tersebut perlu diperkenalkan secara lebih luas dengan pendekatan yang relevan di era digital.

“Saya ingin ikut berperan dalam mengenalkan keindahan dan potensi desa wisata Indonesia. Banyak desa yang punya daya tarik luar biasa, dan melalui media sosial saya berharap bisa membantu agar semakin dikenal dan memberikan manfaat bagi masyarakatnya,” ujarnya, pada Kamis (12/2/2026).

Putri juga menekankan pentingnya adaptasi teknologi dalam pengelolaan promosi desa wisata. Pemanfaatan media sosial, pengemasan konten visual yang menarik, serta strategi pemasaran digital dinilai menjadi langkah penting agar desa wisata mampu bersaing tanpa meninggalkan nilai budaya lokal.

Kolaborasi antara influencer dan pengelola desa wisata dinilai sebagai strategi efektif dalam membangun branding destinasi. Melalui storytelling yang kuat dan pendekatan personal kepada audiens, promosi tidak hanya meningkatkan angka kunjungan, tetapi juga memperkuat identitas desa serta mendorong pertumbuhan ekonomi masyarakat.

Tenaga Ahli Pariwisata, Dwi Juniarto, menilai sinergi tersebut sebagai inovasi yang selaras dengan perkembangan zaman. Ia menyebut influencer memiliki kemampuan membangun kedekatan emosional dengan pengikutnya, sehingga pesan promosi dapat tersampaikan secara lebih efektif.

“Desa wisata membutuhkan lebih dari sekadar promosi. Mereka perlu narasi yang menggugah tentang budaya, kehidupan masyarakat, dan potensi lokal. Keterlibatan figur publik seperti Putri bisa menjadi katalis untuk memperluas jangkauan promosi sekaligus meningkatkan daya saing desa wisata,” jelasnya.

Ia menambahkan, transformasi digital menjadi faktor penentu keberhasilan desa wisata ke depan. Konten visual berkualitas, strategi komunikasi yang tepat, serta kolaborasi lintas sektor akan mempercepat desa wisata berkembang menjadi destinasi unggulan yang berkelanjutan.

Dukungan dari kalangan influencer ini diharapkan mampu menjadi contoh kolaborasi positif antara industri kreatif dan masyarakat desa dalam memperkuat sektor pariwisata nasional di tengah era digital yang terus berkembang.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Hubungi