Sinergi Sekolah dan Industri, SMK Pembangunan Kandangan Gandeng CV Pradipta Jaya Abadi untuk Program Prakerin

Avatar photo
(Ist)

Banyuwangi, JadiKabar.com- Langkah konkret mempererat hubungan dunia pendidikan dan dunia usaha kembali diwujudkan melalui penandatanganan Nota Kesepahaman (MoU) antara SMK Pembangunan Kandangan dan CV Pradipta Jaya Abadi. Kerja sama ini difokuskan pada pelaksanaan Praktik Kerja Industri (Prakerin) sebagai upaya meningkatkan kompetensi siswa sekaligus mempersiapkan mereka memasuki dunia kerja secara profesional setelah lulus.

Penandatanganan MoU berlangsung dalam suasana penuh semangat kolaborasi. Program ini menjadi wujud nyata sinergi antara institusi pendidikan dan sektor industri dalam mencetak generasi muda yang terampil, adaptif, dan berdaya saing tinggi.

Sebagai sekolah swasta yang berorientasi pada kesiapan kerja, SMK Pembangunan Kandangan terus memperluas jejaring kemitraan dengan berbagai perusahaan. Program Prakerin menjadi bagian penting dalam sistem pembelajaran karena siswa tidak hanya menerima teori di kelas, tetapi juga memperoleh pengalaman langsung di lingkungan kerja nyata.

Wakil Kepala Sekolah Bidang Humas, Mohamad Sukron, ST, menjelaskan bahwa kerja sama ini bertujuan memberikan pengalaman industri yang relevan dengan kebutuhan lapangan.

“Kami ingin memastikan lulusan benar-benar siap terjun ke dunia kerja dengan keterampilan yang mumpuni, disiplin, serta etos kerja yang baik. Harapannya, kerja sama ini dapat berjalan berkelanjutan dan memberikan manfaat bagi siswa maupun pihak perusahaan,” ujarnya, Sabtu (14/2/2026).

Ia menambahkan, kolaborasi ini menjadi bagian dari upaya sekolah dalam menjembatani kebutuhan industri dengan kompetensi lulusan SMK.

Sebagai perusahaan yang bergerak di bidang rental alat berat dan penyedia bahan material di Banyuwangi, CV Pradipta Jaya Abadi menunjukkan komitmennya dalam mendukung pendidikan melalui pembukaan kesempatan praktik kerja bagi siswa.

Direktur CV Pradipta Jaya Abadi, Kasturi, S.E., menyambut positif kerja sama tersebut. Menurutnya, dunia industri membutuhkan tenaga kerja yang memiliki keterampilan teknis sekaligus kesiapan mental profesional.

“Melalui program Prakerin ini, kami berharap siswa dapat memahami budaya kerja, meningkatkan kemampuan teknis, serta membangun sikap profesional. Kami percaya kolaborasi ini dapat membantu mencetak generasi muda yang siap bersaing di dunia kerja,” ungkapnya.

Kerja sama ini menjadi langkah strategis dalam menghadapi persaingan dunia kerja yang semakin kompetitif. Dengan adanya MoU tersebut, siswa akan mendapatkan pengalaman langsung, mengenal sistem kerja industri, serta mengasah keterampilan praktik sesuai kebutuhan perusahaan.

Sinergi antara dunia pendidikan dan industri diharapkan terus berkembang, sehingga mampu melahirkan sumber daya manusia yang kompeten, produktif, dan siap berkontribusi bagi pembangunan bangsa.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Hubungi