Berita  

Bukan Sekadar Kelulusan, SMA Al Muslim Ubah Momen Wisuda Jadi Aksi Nyata

Avatar photo
Bukan Sekadar Kelulusan, SMA Al Muslim Ubah Momen Wisuda Jadi Aksi Nyata
Foto Istimewa artikel Bukan Sekadar Kelulusan, SMA Al Muslim Ubah Momen Wisuda Jadi Aksi Nyata

Sidoarjo, JADIKABAR.COM – Di banyak tempat, kelulusan identik dengan selebrasi, euforia, dan perpisahan. Namun di SMA Al Muslim Jawa Timur, momen itu justru diubah menjadi sesuatu yang lebih bermakna: sebuah awal.

Melalui program GraduAction 2026: Graduate with Impact, sekolah ini menghadirkan konsep kelulusan yang tidak hanya berhenti pada seremoni, tetapi menjelma menjadi gerakan nyata yang menyentuh masyarakat.

Mengusung tema “The Last Bell, The First Impact”, kegiatan ini seolah menegaskan bahwa akhir masa sekolah bukanlah titik selesai, melainkan pintu awal untuk memberi dampak.

Acara dibuka dengan pembacaan Surat Keputusan (SK) kelulusan. Suasana haru terasa ketika para siswa kelas XII resmi menuntaskan perjalanan mereka di bangku sekolah menengah.

Namun, alih-alih larut dalam perayaan semata, mereka justru melangkah keluar menuju ruang yang lebih luas: masyarakat.

Kepala SMA Al Muslim, Dr. Mahmudah, S.Ag., M.Pd., menegaskan bahwa konsep ini memang dirancang untuk memberi pengalaman yang lebih dalam bagi siswa.

“Kelulusan tidak hanya menjadi seremoni, tetapi diwujudkan dalam aksi nyata. Siswa belajar berbagi, berempati, dan memahami peran mereka di tengah masyarakat,” ujarnya.

Salah satu aksi nyata dilakukan melalui edukasi ecoenzim di SMP Negeri 1 Waru. Para siswa tidak hanya menyampaikan teori, tetapi juga memandu langsung praktik pembuatannya.

Ecoenzim yang dihasilkan memiliki banyak manfaat, mulai dari sabun cuci piring hingga pembersih rumah tangga, sekaligus menjadi pintu masuk edukasi gaya hidup ramah lingkungan.

Di titik ini, siswa belajar satu hal penting bahwa ilmu tidak berhenti di kelas, tetapi harus hidup dan bermanfaat.

Tak berhenti di situ, siswa juga menjalani peran sebagai Personal Assistant (PA) di berbagai unit pendidikan Al Muslim dari KB/TK hingga SMA.

Di sinilah pengalaman berubah menjadi pelajaran hidup.

Abil, yang bertugas di SD Al Muslim, mengaku baru memahami tantangan seorang guru setelah mengalaminya langsung.

“Ternyata sangat sulit mengondisikan kelas sambil mengajar. Ini jadi evaluasi besar untuk saya,” ujarnya.

Hal senada disampaikan Fayyad yang bertugas di SMP.

“Yang terlihat mudah ternyata tidak sesederhana itu. Mengajar butuh energi, kesabaran, dan kesiapan mental,” katanya.

Bagi Nayla dan Nabila yang berinteraksi dengan siswa usia dini, pengalaman tersebut menjadi latihan kesabaran dan komunikasi yang tidak ternilai.

“Kebersamaan menjadi kunci. Saya berharap program ini terus berkembang,” tutur Nabila.

Kolaborasi yang Membangun Karakter

Dari sisi pendidik, program ini dinilai membuka ruang kolaborasi yang kuat antara guru dan siswa.

Ustaz Rifqi menyebut kegiatan ini melatih tanggung jawab dan kemandirian.

“Siswa belajar mengelola waktu, mengambil keputusan, dan berkoordinasi. Ini bekal penting di kehidupan nyata,” jelasnya.

Sementara itu, Ustazah Ida melihat dampak langsung dari kehadiran siswa PA di kelas.

“Mereka membawa energi baru, ide kreatif, dan mampu memotivasi adik kelasnya,” ungkapnya.

Di akhir rangkaian, siswa diajak mengikuti sesi refleksi. Bukan sekadar mengenang, tetapi memahami perjalanan yang telah dilalui.

Nilai-nilai seperti empati, tanggung jawab, dan rasa syukur menjadi benang merah dari seluruh kegiatan.

Penanggung jawab kegiatan, Ustazah Siska, menegaskan bahwa tujuan utama program ini adalah membentuk karakter.

“Kami ingin kelulusan ini menjadi titik awal siswa untuk memberi dampak nyata,” ujarnya.

GraduAction 2026 bukan sekadar inovasi kegiatan sekolah. Ia adalah pernyataan bahwa pendidikan tidak hanya tentang nilai akademik, tetapi juga tentang makna dan kontribusi.

Ketika lonceng terakhir berbunyi, para siswa tidak hanya meninggalkan sekolah.

Mereka membawa sesuatu yang lebih besar: kesadaran bahwa menjadi lulusan berarti siap memberi arti.

Pewarta: Sulton

Penulis: SultonEditor: Redaksi

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Hubungi