Malang, JADIKABAR.COM – Arema FC terus tancap gas membenahi komposisi tim jelang bergulirnya putaran kedua BRI Super League 2025/26. Evaluasi menyeluruh usai putaran pertama mendorong manajemen mengambil langkah strategis, mulai dari melepas pemain asing, mendatangkan amunisi baru, hingga membuka peluang perekrutan pemain lokal.
General Manager Arema FC, Yusrinal Fitriandi, menegaskan bahwa hasil evaluasi internal menunjukkan kebutuhan tim belum sepenuhnya terpenuhi. Sejumlah sektor dinilai masih memerlukan tambahan tenaga agar Singo Edan mampu tampil lebih kompetitif di paruh musim kedua.
“Kalau bicara kemungkinan ada pemain yang datang lagi, pasti ada. Dari evaluasi terakhir kemarin, kebutuhannya memang cukup banyak,” ujar Yusrinal Fitriandi, yang akrab disapa Inal.
Namun demikian, Inal mengakui bahwa aktivitas di bursa transfer paruh musim bukan perkara mudah. Selain dibatasi regulasi kompetisi, persaingan antar klub untuk mendapatkan pemain berkualitas juga semakin ketat.
Sebagai bagian dari hasil evaluasi tersebut, Arema FC memutuskan untuk tidak melanjutkan kerja sama dengan bek tengah asal Brasil, Yann Motta. Keputusan ini diambil secara profesional dan disepakati kedua belah pihak.
“Kami mengucapkan terima kasih kepada Yann Motta atas dedikasi dan profesionalismenya selama bersama Arema FC. Meski waktunya tidak panjang, dia menunjukkan komitmen yang baik,” ujar Inal.
Yann Motta bergabung dengan Arema FC pada 1 Juli 2025. Selama memperkuat tim, ia mencatatkan lima penampilan dengan total 352 menit bermain di BRI Super League musim ini.
Dalam tiga laga terakhir menghadapi Persita Tangerang, Bali United, dan Persik Kediri, namanya tidak masuk dalam daftar susunan pemain. Penampilan terakhir Yann Motta terjadi saat Arema FC bertandang ke markas Malut United FC pada 29 November, di mana ia bermain selama 45 menit.
Manajemen Arema FC pun menyampaikan doa terbaik untuk perjalanan karier sang pemain ke depan.
“Kami mendoakan yang terbaik untuk Yann Motta, semoga sukses dan mendapatkan klub yang sesuai,” imbuhnya.
Di sisi lain, Arema FC telah resmi memperkenalkan Gabriel Silva, winger asal Brasil, sebagai pemain anyar untuk putaran kedua. Kehadirannya diharapkan mampu menambah variasi serangan dan meningkatkan daya gedor tim dari sektor sayap.
Menurut manajemen, karakter permainan Gabriel Silva dinilai sesuai dengan kebutuhan tim berdasarkan evaluasi putaran pertama. Pemain tersebut dikontrak selama satu tahun.
“Kami merasa perlu menambah kekuatan di sektor winger. Gabriel Silva kami kontrak dengan harapan bisa memberikan kontribusi maksimal dan membantu mengangkat performa tim,” tutur Inal.
Tak hanya pemain asing, Arema FC juga membuka peluang merekrut pemain lokal, meski peluangnya diakui tidak sebesar awal musim.
“Kami tetap punya incaran pemain lokal. Tapi karena sudah masuk putaran kedua, peluangnya memang lebih kecil,” pungkasnya.












