BOGOR, JADIKABAR.COM – Ratusan atlet Bola Tangan perwakilan sekolah SD dan MI di wilayah Cibungbulang Bogor berlaga dalam Invitasi Bogor Open I tingkat SD/MI menyambut Bupati Cup di Lapangan Serbaguna Pesantren Cinta Rasul Cibungbulang Bogor.
“Invitasi ini nantinya menjadi ajang Bupati Cup kedepannya dengan harapan tiap sekolah nantinya dapat menyelenggarakan kegiatan cabor secara konsisten,” ungkap Suryadi Gunawan selaku ketua panitia kepada awak media jadikabar.com pada saat pembukaan yang direncanakan hingga tanggal 14 Pebruari 2026 ini.
“Karena padatnya kegiatan maka khusus kami tampilkan Bola Tangan sedangkan Cabor lainnya seperti futsal dan otrad (olahraga tradisional, red) akan diadakan di bulan April 2026,” ungkap Ketua Panitia bapak Drs Suryadi Gunawan, M.Pd. kepada awak media.
Sekitar 24 tim Bola Tangan berlaga pada event perdana ini di ikuti atlet tingkat SD/MI yang cukup antusias. Wilayah Bogor Barat merupakan wilayah yang minim kompetisi olahraga tingkat anak SD/MI sehingga cukup menarik untuk diadakan kompetisi yang berkelanjutan.
Sementara itu pihak Dinas Pendidikan Kabupaten Bogor menyatakan banyaknya pangkasan anggaran hingga melebihi 50 % maka banyak kegiatan yang belum bisa di support.
“Saat ini memang ada pemangkasan anggaran melebihi 50 % sehingga banyak kegiatan yang tidak berjalan,” ungkap Prasetio bagian UMPEG Dinas Pendidikan Kabupaten Bogor ini kepada awak media sebelum digelar kompetisi ini.
Pondok Pesantren Cinta Rasul selaku tuan rumah untuk tahun ini menyatakan bangga bisa menggelar even ini.
“Kami sangat menghargai apa yang dilakukan panitia dengan segala keterbatasannya,” ungkap K.H Abbas selaku pimpinan Pondok Pesantren kepada awak media.
Setelah berkompetisi dengan ketat maka di peroleh hasil akhir sebagai berikut untuk Bola Tangan Putra :
Juara 1 : SDN Cijujung 02
Juara 2 : SDN Cibungbulang 01
Juara 3 : SDN Cijujung 01 & 03
Sedangkan untuk Bola Tangan Putri :
Juara 1 : SDIT Tarbiyatunnisa
Juara 2 : SDN Cimanggu 1
Juara 3 : SDIT Andalusia/MI Nurul Falah
“Untuk event perdana ini semua biaya ditanggung mandiri dan peserta tidak dikenakan biaya pendaftaran. Tentunya untuk tahun berikutnya perlu adanya kolaborasi dengan stakeholder yang ada,” tandas Suryadi Gunawan, MPd yang menyayangkan banyaknya anggaran yang dipangkas di Dinas Pendidikan Kabupaten Bogor ini.
Bibit unggul atlet Bola Tangan nantinya diharapkan dari bumi Cibungbulang sehingga bisa menjadi penyemangat bagi atlit cilik lainnya dan Pemkab Bogor harus empati kepada mereka. (Red)












