MALANG, JadiKabar. Com– CV Pradipta Jaya Abadi Banyuwangi kembali mengambil peran aktif dalam pengembangan pendidikan vokasi dengan menerima peserta Praktik Kerja Industri (Prakerin) dari SMK Pembangunan Kandangan, Kabupaten Kediri.
Kegiatan magang ini menjadi salah satu bentuk kontribusi perusahaan dalam menyiapkan generasi muda agar memiliki kompetensi yang sesuai dengan kebutuhan dunia kerja. Para siswa mendapat pengalaman langsung di lingkungan industri, khususnya pada bidang teknik mesin alat berat beserta pengoperasiannya.
Selama mengikuti program tersebut, peserta tidak hanya memperoleh pembekalan teori, tetapi juga dilibatkan dalam praktik lapangan. Metode pembelajaran terpadu ini dirancang untuk membantu siswa memahami proses kerja secara nyata sekaligus meningkatkan kemampuan teknis mereka.
Direktur CV Pradipta Jaya Abadi, Kasturi, S.E., menjelaskan bahwa program Prakerin merupakan bagian dari komitmen perusahaan dalam mendukung lahirnya tenaga kerja muda yang siap terjun ke industri, jelasnya pada Rabu (4/2/2026).
“Kami ingin para siswa memiliki bekal keterampilan sejak dini. Dengan terjun langsung di dunia kerja, mereka bisa memahami standar industri, membangun kedisiplinan, serta menumbuhkan mental profesional,” ungkap Kasturi, ketika di temui di Malang.
Ia menambahkan, pembinaan yang diberikan mencakup pengenalan mesin alat berat hingga praktik pengoperasian di lapangan.
“Hal ini diharapkan dapat meningkatkan kepercayaan diri siswa sekaligus membuka peluang kerja setelah mereka menyelesaikan pendidikan, ucapnya.
Lebih lanjut ia juga menambahkan bawah program magang ini juga menjadi wadah penghubung antara sekolah dan dunia usaha, sehingga lulusan SMK lebih siap beradaptasi dengan tuntutan pasar kerja. CV Pradipta Jaya Abadi berharap kolaborasi dengan SMK Pembangunan Kandangan Kediri dapat terus berlanjut sebagai bentuk sinergi positif antara industri dan lembaga pendidikan.
Melalui kegiatan tersebut, CV Pradipta Jaya Abadi Banyuwangi menegaskan, “komitmennya untuk terus mendampingi generasi muda dalam meningkatkan kompetensi, daya saing, serta kesiapan menghadapi tantangan dunia kerja”, tutupnya.












