Berita  

Di Tengah Keterbatasan, Warga Sumenep Gotong Royong Perbaiki Jalan Akses Mushalla

Avatar photo

SUMENEP, JADIKABAR.COM – Ketika menunggu terasa terlalu lama, warga Dusun Bulu, Desa Jaddung, Kecamatan Pragaan, Kabupaten Sumenep memilih bergerak. Tanpa spanduk, tanpa seremoni, mereka memperbaiki jalan plosok menuju Mushalla Nurul Jannah secara swadaya, Sabtu (14/2/2026).

Jalan tersebut selama ini dipenuhi batu dan lubang. Saat hujan, kondisinya makin licin. Tak sedikit pengendara sepeda motor terjatuh. Bagi warga, itu bukan sekadar akses ibadah, tapi jalur aktivitas harian.

Ketua pelaksana kegiatan, Muqsid, mengatakan inisiatif muncul dari musyawarah warga setelah kondisi jalan tak kunjung membaik.
“Sudah lama rusak. Karena belum ada tindak lanjut, warga sepakat patungan demi keselamatan bersama,” ujarnya.

Patungan dari Petani untuk Jalan Kampung
Dana perbaikan dikumpulkan secara sukarela. Nominalnya beragam, mulai Rp50 ribu hingga Rp1 juta. Mayoritas warga berprofesi sebagai petani, namun keterbatasan ekonomi tidak menyurutkan tekad untuk memperbaiki akses desa.

Semangat gotong royong terasa kental. Ada yang menyumbang dana, ada yang menyumbang tenaga, ada pula yang membantu konsumsi. Pekerjaan bahkan berlanjut hingga malam hari.
Bagi warga, ini bukan sekadar memperbaiki jalan. Ini tentang menjaga keselamatan anak-anak yang berangkat mengaji, orang tua yang menuju mushalla, serta roda ekonomi kecil yang bergerak setiap hari.

Harapan pada Perhatian Lebih LanjutWarga berharap langkah swadaya ini dapat menjadi perhatian bagi pemerintah daerah maupun pihak lain untuk membantu penyempurnaan jalan, termasuk kemungkinan pengecoran permanen.

Muqsid menilai, jika akses tersebut diperbaiki secara maksimal, dampaknya bukan hanya pada kenyamanan ibadah, tetapi juga terhadap kelancaran aktivitas ekonomi masyarakat.

“Kami berharap ada dukungan lanjutan agar jalan ini benar-benar layak dan aman,” katanya.
Meski sederhana, aksi warga Dusun Bulu menjadi potret bahwa di tengah keterbatasan, solidaritas masih menjadi fondasi kuat pembangunan desa.

Penulis: UnaisEditor: Redaksi

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Hubungi