Bangkalan, JADIKABAR.COM – Koperasi Jatim Unggul Bersama resmi dikukuhkan pada Jumat, (13/2/2026). Jenderal TNI (Purn) H. Agus Sutomo, sebagai Pembina Koperasi, memimpin langsung pelantikan dan pengukuhan pengurus serta pengelola Koperasi.
Koperasi ini telah terbentuk di 38 kabupaten dan kota di Jawa Timur, lengkap dengan struktur kepengurusan setiap kabupaten. KH. Mukhlis Muchsin menjadi ketua Umum Koperasi Jatim Unggul Bersama.
General Manager Koperasi Jatim Unggul Bersama, Muhsin Alatas, mengungkapkan bahwa struktur pengelola dan kemitraan sudah lengkap, sehingga koperasi siap bergerak dan bersinergi di seluruh daerah.
“Secara struktur, di tingkat pengelola usaha anggotanya 1.034 se-Jatim,” terangnya.
Muhsin Alatas mengatakan bahwa Koperasi Jatim Unggul Bersama sebelum dikukuhkan telah menjalin MoU dengan Bulog. Pengukuhan ini, lanjutnya, sangat penting bagi pengurusan untuk memperluat soliditas.
“Koperasi berasaskan kekeluargaan, gotong royong, dan meningkatkan kemandirian, sehingga pengukuhan ini memang diperlukan,” ujarnya.
Pasca pengukuhan ini, sambungnya, pihaknya akan fokus pada sinergi seluruh pengurus dan pengelola. “Harapan kami, setelah dikukuhkan, seluruh pengurus bekerja solid, meningkatkan sinergi, dan mendukung seluruh program pemerintah di delapan bidang astagita Bapak Presiden Prabowo-Sutianto. Kami ingin koperasi semakin kuat dan profesional,” tambahnya.
Terkait soal kerjasama dengan ketahanan pangan dan penekanan harga, Muhsin menegaskan, langkah pertama adalah membentuk Rumah Pangan Kita (RPK) di setiap daerah, minimal sampai tingkat desa.
“Dengan RPK, kami menyiapkan distribusi beras, minyak goreng, kedelai, dan komoditas pangan strategis lainnya, sesuai harga standar Bulog. Ini langkah nyata agar harga sembako tetap terkendali,” jelasnya.
Muhsin menambahkan, seluruh pengurus dan pengelola akan bekerja sinergis, menjalankan asas kekeluargaan dan gotong royong, serta meningkatkan kemandirian anggota.
“Ke depan, setiap rumah pangan harus berfungsi optimal, sehingga masyarakat benar-benar terlindungi dari fluktuasi harga,” tegasnya.
Sebelumnya, koperasi telah menjalin kerja sama strategis dengan Perum Bulog, yang dituangkan melalui MOU bersama Pimpinan Bulog Jawa Timur, Langgeng Wisnu Adi Nugraha, pada 29 Januari 2026, pukul 13.30 WIB. Momen ini menjadi tonggak awal penguatan distribusi pangan di daerah.
Melalui jaringan RPK, masyarakat akan mendapatkan komoditas pangan strategis dengan harga standar Bulog, sehingga lebih terlindungi dari gejolak harga. Muhsin menekankan, strategi ini menjadi inti peran koperasi dalam stabilisasi harga dan ketahanan pangan.
Setelah itu, Dr. KH. Mukhlis Muksin, M.H, Ketua Umum Koperasi Jatim Unggul Bersama, menambahkan, koperasi akan menjadi penyeimbang pasar sekaligus mitra strategis pemerintah.
“Ke depan, koperasi hadir untuk rakyat, memperkuat ketahanan pangan, dan menjadi motor penggerak ekonomi lokal,” ujarnya.
Diperkuat oleh Jenderal TNI (Purn) H. Agus Sutomo S.E sebagai Pembina, yang juga Direktur Utama PT Agrinas Palma (BUMN), koperasi memiliki fondasi kelembagaan yang kuat, siap menjadi mitra strategis pemerintah dan Bulog di lapangan.
Dengan kolaborasi ini, Koperasi Jatim Unggul Bersama menargetkan menjadi motor distribusi pangan rakyat, memperkuat stabilisasi harga, dan menjadi tameng masyarakat dari gejolak harga sembako di Jawa Timur.”Tutupnya












