Guru SMPN 1 Blega Raih Prestasi Nasional, Masuk 25 Pengimbas Terbanyak di Gemini Academy

Avatar photo
Keterangan Foto: Guru Pengajar di SMP 1 Negeri Blega Bangkalan Jawa Timur

BANGKALAN, JADIKABAR.COM – Dunia pendidikan di Kabupaten Bangkalan kembali mencatatkan tinta emas di level nasional. Abdulloh, S.Pd., M.Pd., seorang tenaga pendidik dari SMP Negeri 1 Blega, sukses menembus jajaran elit pendidik inovatif setelah dinobatkan sebagai salah satu dari 25 Pengimbas Terbanyak Nasional dalam program Gemini Academy.

Penghargaan bergengsi ini diberikan sebagai bentuk apresiasi atas dedikasi Abdulloh dalam menyebarluaskan ilmu pengetahuan dan melakukan pengimbasan praktik baik (best practice) terkait pemanfaatan teknologi kecerdasan buatan (AI) di lingkungan pendidikan. Sebagai Guru IPA, Abdulloh dinilai berhasil melampaui tugas konvensionalnya dengan menjadi motor penggerak transformasi digital.

Melalui program Gemini Academy, ia aktif melakukan pendampingan kepada rekan-rekan sejawat agar lebih adaptif terhadap teknologi pembelajaran terbaru. “Keberhasilannya masuk dalam daftar 25 besar nasional menunjukkan bahwa guru dari daerah mampu bersaing dan memberikan kontribusi nyata bagi kemajuan literasi digital di Indonesia.

Prestasi gemilang ini turut memancing apresiasi dari kalangan praktisi pendidikan. Suraji, M.Pd., Kepala UPTD SDN Jambu 2 Kecamatan Burneh sekaligus praktisi pendidikan, menyatakan bahwa langkah yang diambil Abdulloh adalah contoh nyata kepemimpinan guru di era modern.

“Pencapaian ini menunjukkan peran aktif guru dalam mengadopsi teknologi dan inovasi pembelajaran terbaru. Sebagai pengimbas, Bapak Abdulloh berperan penting dalam memberikan inspirasi serta pendampingan bagi rekan sejawat untuk terus meningkatkan kompetensi di era digital,” ujar Suraji Sabtu(07/02/2026).

Membangun Ekosistem Belajar yang Adaptif Pihak sekolah dan komunitas pendidikan berharap pencapaian Abdulloh dapat menjadi pemantik semangat bagi guru-guru lain, khususnya di wilayah Blega, untuk terus berinovasi. Dengan semangat berbagi ilmu (pengembangan), diharapkan kualitas pendidikan nasional dapat meningkat secara merata melalui pemanfaatan teknologi yang tepat guna.”Tutupnya. (Red)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Hubungi