SAMPANG, JADIKABAR – Suasana khidmat menyelimuti peringatan Milad ke-29 Pondok Pesantren Darussyahid yang dirangkai dengan peringatan
Maulid Nabi Muhammad Saw serta pelantikan dan pengukuhan Pengurus Ikatan Alumni Darussyahid (IKADA). Acara yang digelar di Jalan Merapi Gg II, Kelurahan Rong Tengah, Kecamatan Sampang, Kamis (12/2/2026) itu menjadi momen bersejarah bagi keluarga besar pesantren.
Dalam prosesi sakral tersebut, Abdul Holik Ali Hudi resmi dikukuhkan sebagai Ketua Umum IKADA masa khidmat 2026-2029. Sumpah jabatan dipimpin langsung oleh Ketua Yayasan Pondok Pesantren Darussyahid, RK. Idris Abdau Razi, disaksikan oleh para masyayikh, alumni, santri, serta jajaran pemerintahan dan tokoh masyarakat.
Tampak hadir Pengasuh Pondok Pesantren Darussyahid, KH. Ahmad Fahrurrazi Faruq, serta sejumlah masyayikh kharismatik seperti KH. Aunur Rofiq Mansur, KH. Abdullah Mansur, KH. Jamaluddin Malik Mansur, KH. Abd. Muhaimin Mansur, dan KH. Aidul Fitri Zaini. Suasana bertambah semarak dengan tausiyah penuh hikmah dari KH. Fauzan Badruddin yang mengingatkan pentingnya menjaga ukhuwah dan loyalitas alumni terhadap almamater.
Para nyai juga turut memberikan restu dan doa, di antaranya Nyai Hj. Saudah Mansur, Nyai Hj. Sur Sariyah Murad, dan Nyai Hj. Fatatur Rohmah, menambah kekhidmatan jalannya acara.
Dari unsur pemerintahan, Wakil Bupati Sampang H. Ahmad Mahfudz hadir langsung didampingi perwakilan Kapolres Sampang, Dandim 0828 Sampang, serta Camat Sampang Agus Susanto. Kehadiran mereka menandakan sinergi yang erat antara pesantren dan pemerintah daerah.
Dalam sambutannya, RK. Idris Abdau Razi menegaskan bahwa pelantikan IKADA bukanlah seremonial belaka.
“Alumni adalah kekuatan besar pondok. Dengan terbentuknya kepengurusan IKADA yang solid, kami berharap sinergi antara alumni dan pesantren semakin kuat demi kemajuan bersama,” tegasnya.
Senada dengan itu, Abdul Holik Ali Hudi selaku Ketum IKADA yang baru dilantik menyatakan komitmennya untuk menjadikan organisasi ini sebagai rumah bersama lintas angkatan.
“Kami siap mengemban amanah ini dengan penuh tanggung jawab. IKADA harus hadir sebagai jembatan antara alumni dan pondok, sekaligus berperan aktif di tengah masyarakat,” ujarnya penuh semangat.
Rangkaian Milad ke-29 juga diisi doa bersama, tausiyah, serta refleksi perjalanan panjang Pondok Pesantren Darussyahid yang selama hampir tiga dekade telah melahirkan ribuan alumni yang tersebar dan berkiprah di berbagai bidang.
Peringatan milad dan pelantikan ini menjadi momentum strategis untuk memperkuat ukhuwah, mempererat jaringan alumni, serta meneguhkan kembali nilai-nilai perjuangan dan tradisi keilmuan Pondok Pesantren Darussyahid di tengah dinamika zaman.












